RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Amin Ruwito saat mengecek kondisi bus yang mengalami kecelakaan di Jalan Imogiri-Dlingo, Dusun Mangunan, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo. /Ist-Dok Satlantas Polres Bantul.
Harianjogja.com, BANTUL--Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan Bus wisata B 7060 TDB dengan 18 penumpang terguling di jalur wisata, Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya tanjakan Dusun Mangunan, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Sabtu (26/12/2020). Sopir dan 18 penumpang berhasil keluar dari dalam mobil dengan selamat, namun beberapa di antaranya mengalami luka cukup serius.
Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Bantul, Iptu Maryana menyatakan, penumpang yang mengalami luka serius, yakni Rahmat Hidayat, 20, warga Cakung Jakarta Timur dan Wardah, 33, warga Duren Sawit, Jakarta Timur. Rahmat mengalami luka patah pada tangan kiri dan lecet pelipis. Sementara Wardah, patah pada tulang hidung dan luka robek pada bagian bibir. Keduanya menjalani perawatan di Rumah Sakit Nur Hidayah.
BACA JUGA : Bus Wisata Terguling di Tanjakan Mangunan
Sementara penumpang lainnya yang mengalami luka ringan dan rawat jalan adalah Mochmat Azim Fauzan, 23, warga Duren Sawit, Jakarta Timur; Cahyo Tri Kurniawan, 20, warga Kalimalang, Jakarta Timur; Roby Nurdaniel, 19, warga Jakarta Timur; Lukman, 23, warga Cakung, Jakarta Timur; Ari Dwi Nur Cahyono, 18, warga Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kemudian Lili Kamalia, 25, warga Duren Sawit, Jakarta Timur, M. Ridwan Izazi, 18, warga Pondok Bambu, Makassar, Jakarta Timur; Firli Novianto, 20, warga Duren Sawit Jakarta Timur; Akbar Lail Sidik, 21; Achmad Fahmi, 35; M. Wafdah Abolillah, 3; Kayisatul Wafa 6; Nabil Fernanda, 14; Zidan Ilhami Ramadan, 20; M Sugeng Mardiyanto, 19; M. Arkonsyah, 13; semuanya warga Duren Sawit, Jakarta Timur.
“Kalau pengemudi tidak mengalami luka,” kata Maryana.
Selain penumpang yang mengalami luka-luka, kondisi bus, kata Maryana, mengalami kerusakan di bagian depan dan atap. Pihaknya mengimbau kepada semua pengendara untuk konsentrasi saat mengemudi kendaraan.
Sebelumnya Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bantul, AKP Amin Ruwito mengatakan kecelakaan bermula ketika bus yang dikemudikan oleh Kevin Okrawira, 22, warga Cilangkap, Jakarta Timur, itu melaju dari arah Imogiri menuju Mangunan. Sampai di lokasi kejadian kebetulan jalan menanjak disertai dengan tikungan. Pengemudi bus bermaksud mendahului kendaraan lain yang ada di depannya dari arah kanan.
BACA JUGA : Kecelakaan di Bantul Rata-Rata Pukul 06.00-12.00
Namun ketika mendahului, kata Amin, dari arah berlawanan ada sebuah sepeda motor. Saat itu pengemudi bus panik dan memutuskan untuk membanting stir ke arah kiri. Akibatnya bus yang dikemudikan pun hilang keseimbangan.
“Pengemudi balik membantir setir ke kanan namun kendaraan justru terguling ke kiri dan menabrak tebing di sebelah kiri jalan,” kata Amin Ruwito, saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.