Advertisement
FIKes Unisa Jogja Menutup 2020 dengan Melaksanakan Sumpah dan Pelantikan
Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan Profesi Ners dan Bidan di Hall Baroroh Baried, Selasa (29/12/2020). - Ist/Unisa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Pada penghujung 2020 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan Profesi Ners dan Bidan di Hall Baroroh Baried, Selasa (29/12/2020).
Acara yang diikuti 168 lulusan prodi Profesi Ners dan 143 dari prodi Kebidanan Unisa Jogja, dilaksanakan secara online menggunakan platform Zoom, serta disiarkan langsung melalui channel Youtube Unisa Jogja. Walaupun diadakan secara daring tidak mengurangi keceriaan para alumni dalam mengikuti kegiatan tersebut sampai selesai.
Advertisement
Dekan FIKes Unisa Jogja M. Ali Imron, M.Fis mengatakan dalam laporanya kepada para alumni, bahwa pada masa pandemi seperti sekarang ini perlu adanya adaptasi dan inovasi dalam proses pembelajaran.
“Kita bersyukur bahwa dalam situasi pandemi ini pembelajaran profesi di FIKes Unisa Jogja tetap terselenggara dengan baik,” ucap Imron dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (30/12/2020).
Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat selaku Rektor Unisa Jogja juga menyampaikan untuk para lulusan profesi diharapkan ikut terlibat dan bisa menjadi solusi permasalahan dalam negeri yang sedang dihadapi saat ini.
“Saya percaya dalam keterbatasan dalam masa pandemi Covid-19 ini, tidak akan bisa menghalangi kita semua dalam membuat sebuah terobosan demi menangani permasalahan ini,” tutur Warsiti.
Sementara itu dalam sambutan dari Dinas Kesehatan Provinsi DIY yang diwakilkan oleh Trisno Agung Wibowo, SKM., M.Kes selaku kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DIY disampaikan bahwa tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di puskesmas, rumah sakit dan masyarakat.
“Sebagai pemberi asuhan keperawatan, seorang Ners dan Bidan akan terlibat aktif 24 jam dalam memberikan asuhan keperawatan ditatanan layanan klinis seperti di rumah sakit,” kata Trisno.
Kegiatan ini dihadiri oleh ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan juga ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) regional Yogyakarta. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- 157 Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul, PAD Tembus Rp1,9 Miliar
- 31 Perusahaan Diadukan Terkait THR di DIY, Baru 2 yang Sudah Bayar
- Mudik Naik Sepeda, Warga Bantul Tersasar ke Tol Purwomartani
- Sleman Tak Terapkan WFA, Pelayanan Publik Tetap Tatap Muka
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 25 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement







