Advertisement

FIKes Unisa Jogja Menutup 2020 dengan Melaksanakan Sumpah dan Pelantikan

Media Digital
Rabu, 30 Desember 2020 - 12:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
FIKes Unisa Jogja Menutup 2020 dengan Melaksanakan Sumpah dan Pelantikan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan Profesi Ners dan Bidan di Hall Baroroh Baried, Selasa (29/12/2020). - Ist/Unisa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN - Pada penghujung 2020 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas `Aisyiyah Yogyakarta melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah dan pelantikan Profesi Ners dan Bidan di Hall Baroroh Baried, Selasa (29/12/2020).

Acara yang diikuti 168 lulusan prodi Profesi Ners dan 143 dari prodi Kebidanan Unisa Jogja, dilaksanakan secara online menggunakan platform Zoom, serta disiarkan langsung melalui channel Youtube Unisa Jogja. Walaupun diadakan secara daring tidak mengurangi keceriaan para alumni dalam mengikuti kegiatan tersebut sampai selesai.

Dekan FIKes Unisa Jogja M. Ali Imron, M.Fis mengatakan dalam laporanya kepada para alumni, bahwa pada masa pandemi seperti sekarang ini perlu adanya adaptasi dan inovasi dalam proses pembelajaran.
“Kita bersyukur bahwa dalam situasi pandemi ini pembelajaran profesi di FIKes Unisa Jogja tetap terselenggara dengan baik,” ucap Imron dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (30/12/2020). 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat selaku Rektor Unisa Jogja juga menyampaikan untuk para lulusan profesi diharapkan ikut terlibat dan bisa menjadi solusi permasalahan dalam negeri yang sedang dihadapi saat ini.

“Saya percaya dalam keterbatasan dalam masa pandemi Covid-19 ini, tidak akan bisa menghalangi kita semua dalam membuat sebuah terobosan demi menangani permasalahan ini,” tutur Warsiti.

Sementara itu dalam sambutan dari Dinas Kesehatan Provinsi DIY yang diwakilkan oleh Trisno Agung Wibowo, SKM., M.Kes selaku kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DIY disampaikan bahwa tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di puskesmas, rumah sakit dan masyarakat.

“Sebagai pemberi asuhan keperawatan, seorang Ners dan Bidan akan terlibat aktif 24 jam dalam memberikan asuhan keperawatan ditatanan layanan klinis seperti di rumah sakit,” kata Trisno.

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan juga ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) regional Yogyakarta. (*)

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pertamax Lebih Irit Ketimbang Pertalite?

News
| Sabtu, 24 September 2022, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement