Bantul Masih Berlakukan PJJ di Semester Awal 2021

Ilustrasi pembelajaran daring. - Harian Jogja/Desi Suryanto
05 Januari 2021 09:37 WIB Hery Setiawan (ST18) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL— Jelang bergulirnya semester anyar, Kabupaten Bantul belum akan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh. Pembelajaran Jarak Jauh [PJJ] yang dikombinasikan dengan metode luring maupun daring masih terus berlangsung hingga menunggu kebijakan baru dari Pemerintah Daerah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga [Disdikpora] Bantul, Isdarmoko melalui Surat Edaran [SE] Nomor 420/004 Tahun 2021 yang diterima Harian Jogja pada Senin (4/1/2021). Ia mengatakan, PJJ akan tetap dilaksanakan mulai dari jenjang PAUD, SD/MI hingga SMP/MTS.

BACA JUGA : Januari 2021 Belum Ada Sekolah Tatap Muka di Sleman 

Untuk mendukung pelaksanaan PJJ, Disdikpora Bantul menawarkan dua program. Yakni, Guru Kunjung Siswa [GKS] khusus PAUD dan GKS untuk konsultasi pelajaran khusus jenjang SD/MI serta SMP/MTS. “Pelaksanaan GKS harus menerapkan protokol kesehatan,” ingat Isdarmoko.

Secara khusus, GKS dapat diintensifkan lagi untuk mempersiapkan siswa kelas 6 SD/MI dan kelas 9 SMP/MTS yang akan menghadapi Ujian Sekolah tahun 2021. Pelaksanannya pun harus terlebih dulu mengantongi persetujuan dari orang tua siswa, Satuan Tugas [Satgas] Covid - 19 Kapanewon dan Komite Sekolah.

Meski PJJ masih berlangsung, Isdarmoko membuka peluang terlaksananya belajar tatap muka pada waktu yang akan datang. Oleh karenanya, ia menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk membentuk Tim Satgas Pengawasan Covid - 19 dan melengkapi Daftar Periksa Kesehatan.

BACA JUGA : Tanggap Darurat Covid-19 DIY Diperpanjang, Tatap Muka

“Guna mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas apabila sudah ada kebijakan dari Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Rencananya, Disdikpora Bantul juga akan menunjuk salah satu satuan pendidikan (sekolah) untuk melaksanakan uji coba penerapan protokol kesehatan dalam rangka persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.