80 Petugas di Gunungkidul Dikerahkan untuk Tenaga Vaksinasi Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
07 Januari 2021 16:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Persiapan untuk pemberian vaksin corona pada 14 Januari mendatang terus dikebut. Selain menyediakan ruang penyimpanan vaksin, Dinas Kesehatan Gunungkidul juga menyiapkan puluhan petugas vaksinator.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, untuk petugas yang menyuntikan vaksin sudah ada 68 orang yang dilatih. Rencannaya aka nada penambahan 12 petugas untuk menjalani pelatihan penyuntikan sehingga ada 80 petugas pemberi vaksin atau vaksinator. “12 orang ini akan dilatih pada 11 Januari mendatang,” kata Dewi kepada wartawan, Kamis (7/1/2020).

Menurut dia, dengan jumlah petugas ini tidak ada masalah terkait dengan ketersediaan vaksinator. Hal itu dikarenakan di tahap awal vaksinasi belum menyasar seluruh warga karena baru diberikan untuk tenaga kesehatan yang jumlahnya mencapai 3.396 orang. Selain itu, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program vaksin di tahap awal, juga diberikan kepada pejabat daerah seperti bupati, sekretaris daerah, kepala dinas kesehatan hingga direktur RSUD rujukan Covid-19.

“Meski masuk daftar penerima vaksin, tapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi misal tidak pernah tertular, usia 18-59 tahun. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak jadi diberikan vaksin, walaupun sudah masuk sebagia daftar penerima,” ujarnya.

Dewi menambahkan, untuk penyebaran petugas pemberi vaksin sudah merata di seluruh puskesmas dan rumah sakit sehingga tidak ada masalah terkait dengan pelaksanaan. “Lagian untuk tahap awal juga hanya untuk tenaga kesehatan sehingga tidak ada masalah dengan petugasnya,” katanya.

Disinggung mengenai lokasi penyimpanan vaksin, Dewi mengakui tidak ada masalah meski hingga kemarin belum ada distribusinya ke kabupaten. Menurut dia, dinas kesehatan sudah memiliki fasilitas coldroom dengan kisaran suhu 2-8 derajat celcius yang biasa digunakan menyimpan vaksin lainnya. “Jadi tidak ada masalah karena ruang penyimpanan sudah ada dan hanya ketambahan untuk vaksin corona. Dari sisi perawatan juga sama dengan vaksin lainnya,” katanya.