Pulihkan Ekonomi, Pemkab Bantul Percepat Belanja

Ilustrasi APBD. - JIBI
13 Januari 2021 08:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Percepatan realisasi belanja dilakukan oleh Pemkab Bantul pada APBD 2021. Langkah percepatan ini dilakukan sebagai upaya mendorong pemulihan ekonomi saat Pandemi Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bantul, Suharsono saat pengarahan dalam acara Pengumuman Rencana Umum Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bantul tahun 2021 secara virtual, Selasa (12/1/2021).

BACA JUGA : Pemulihan Ekonomi, Jogja Mandiri Ekspo Bangkitkan UMKM 

Suharsono menyatakan, kondisi saat ini menyulitkan pihaknya dalam bertindak. Sebab, Pemkab harus berpikir antara kondisi pandemi Covid-19 dan penyelamatan ekonomi. Oleh karena itu, Suharsono berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) bisa melakukan pengelolaan dan manajemen yang tepat.

Berbekal hal itu, Suharsono berharap agar proses proses pengadaan barang dan jasa harus tepat waktu. Di mana,  semua tahapan dan proses pengadaan diharapkan sesuai dengan periode dan ketentuan perundangan. Untuk itu, dirinya meminta Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) untuk segera melakukan pendampingan dan memfasilitasi OPD, dan melakukan perubahan-perubahan yang fundamental dalam sistem pengadaan barang dan jasa.

BACA JUGA : Sinergitas Menjadi Kunci Pemulihan Ekonomi

“Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun apalagi dalam situasi krisis seperti ini, kita tidak boleh bekerja yang biasa-biasa saja, normal-normal saja, kita butuh kecepatan dalam realisasi belanja pemerintah karena belanja pemerintah mendorong permintaan konsumsi masyarakat yang selanjutnya akan mendorong produksi dan perekonomian bisa tumbuh kembali,” kata Suharsono.

Suharsono mengajak semua OPD langsung bekerja cepat di awal tahun untuk menjaga optimalnya kualitas hasil pembangunan, dan jangan sampai menumpuk di akhir tahun, apalagi dalam situasi seperti ini tidak boleh bekerja yang biasa-biasa saja, belum mengubah SOP (standar operasional prosedur) dari normal ke SOP yang penuh terobosan.

"Kepada semua elemen terkait, saya menekankan bahwa kita harus mampu menjadi bagian dari solusi percepatan. Jangan sebaliknya menjadi bagian dari masalah, membuat berbelit-belit, mempersulit apalagi menghambat," katanya.

BACA JUGA : Srikandi UGM Gelar Diskusi Pemulihan Ekonomi Pasca 

Sementara Sekda Bantul Helmi Jamharis mengungkapkan pada APBD 2021 total belanja Pemkab Bantul senilai Rp2,3 triliun.

“Adapun untuk data lengkap RUP Barang dan Jasa di 2021, bisa diakses di sirup.lkpp.go.id, " terangnya.