Belum Sebulan, 506 Warga Kulonprogo Terpapar Covid-19

Spanduk untuk mematuhi protokol kesehatan yang terpasang di wilayah Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Minggu (18/10/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
17 Januari 2021 17:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Selama Januari 2021 sudah ada penambahan 506 kasus Covid-19 di Kulonprogo. Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan disebut masih kurang sehingga jadi penyebab lonjakan tersebut.

"Karena pelaksanaan prokesnya kurang, baik di dalam maupun di luar rumah. Untuk di dalam rumah terbukti dengan penularan dalam keluarga tinggi," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media Minggu (17/1/2021).

Merujuk data gugus tugas setempat, 506 kasus itu terdiri dari 135 kasus di pekan pertama, 279 pada pekan kedua, dan pekan ketiga yang masih berjalan sebanyak 92 kasus.

Baca juga: Kematian Akibat Suntik Vaksin Pfizer di Norwegia Bertambah Jadi 29 Orang

Adapun total kasus meninggal probable selama tiga pekan itu mencapai 21 kasus. Sementara total kasus meninggal yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada waktu yang sama sebanyak 8 kasus.

"Perkembangan kasus di Kulonprogo peningkatannya memang cukup tinggi. Di bulan Januari ini rata-rata tambahan kasus harian lebih dari 30 kasus," ucap Baning

Jumlah penambahan ini berbanding terbalik dengan kasus sembuh dan selesai isolasi. Tercatat selama tiga pekan terakhir hanya ada lima kasus yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara sebanyak 305 orang selesai menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Epidemiolog: Kasus Harian Covid-19 Nasional Tembus 50.000

Sementara berdasarkan data gugus tugas setempat akumulasi kasus Covid-19 di Kulonprogo hingga Sabtu (16/1/2021) mencapai 1.526 kasus, dengan rincian 521 sembuh, 480 isolasi mandiri, 48 isolasi rumah sakit, 415 selesai isolasi dan 25 meninggal dunia.

Menurut Baning upaya menekan lonjakan kasus itu hanyalah dengan mematuhi protokol kesehatan. Sayangnya kesadaran masyarakat untuk disiplin prokes masih kurang.

Oleh karena itu pihaknya mengimbau agar prokes mulai dari memakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan di air mengalir dan hindari kerumunan harus benar-benar dijalankan.

Hal senada disampaikan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana. Dirinya mengimbau warga Bumi Binangun agar meningkatkan kewaspadaan dan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kulonprogo.

"Prokes seperti memakai masker saat berada di luar rumah, jaga jarak, hindari kerumunan dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir, harus benar-benar diperhatikan, kami tigak ingin kasus di Kulonprogo kembali naik," ujarnya.