Pemkot Magelang Perkuat Pemahaman Masyarakat tentang Pengangkatan Anak
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Tawon. /Ist-Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Operasi tangkap tawon terus digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul. Operasi ini dilakukan sebagai respon terhadap banyaknya aduan terkait keberadaan tawon vespa affinis.
“Untuk Januari 2021 ada sekitar 32 kali operasi. Semua dilakukan oleh Damkar dan TRC BPBD,” kata Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Lukluk Firmansyah, Senin (18/1/2021).
Sedangkan pada 2020, ada sebanyak 309 kali operasi dilakukan oleh BPBD Bantul terkait dengan keberadaan serangga yang biasa disebut tawon ndas ini. Dari jumlah tersebut, paling banyak dilakukan pada bulan Januari yang mencapai 85 kali, dan Desember dengan 49 kali.
Menurut Aka, sejauh ini, laporan yang masuk didominasi oleh adanya kejadian warga tersengat tawon ndas ini.
“Setelah itu baru ada laporan dan mereka minta bantuan,” ucap Aka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.