Jorge Martin 16 Kali Jatuh, Tapi Tetap Puncaki Klasemen MotoGP 2026
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026, tapi juga pembalap paling sering jatuh dengan 16 kali crash.
Longsor yang menimpa dua keluarga di RT 6, Nglingseng, Muntuk, Dlingo, Bantul, Rabu (20/1/2021). /Ist.
Harianjogja.com, DLINGO - Dua keluarga di RT 6, Nglingseng, Muntuk, Dlingo, Bantul terpaksa harus mengungsi setelah tebing batu setinggi 20 meter longsor dan menimpa tiga rumah warga, Selasa (19/1/2021) petang.
Meski demikian, dua keluarga tersebut sempat tertimpa bangunan rumahnya saat longsor menerjang.
Anggota forum pengurangan risiko bencana (FPRB) Muntuk, Giyono mengatakan longsor sepanjang 30 meter berada di tiga rumah warga dan terjadi pada pukul 16.00 WIB, setelah hujan mengguyur wilayah tersebut.
BACA JUGA : Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang dan Tanah Longsor
Adapun tiga rumah yang terkena longsor adalah milik Amirudin, 45, yang tinggal bersama istri dan dua anaknya serta rumah milik Muridan, 40. Sedangkan satu rumah lainnya ditinggali dua orang anak Muridan.
“Masih ada satu keluarga lainnya yang ikut mengungsi yakni pak Rojani. Ia mengungsi karena letak rumah berada di atas tebing, sehingga khawatir ada longsoran susulan,” katanya, Rabu (20/1/2021).
Menurut dia, longsoran yang menimpa tiga rumah tersebut berasal dari retakan batuan yang merupakan resapan air. Untuk saat ini, ratusan warga dibantu Polisi, TNI, dan relawan mulai melakukan pembersihan material longsoran di tempat tersebut.
BACA JUGA : 3 Desa di Dlingo Termasuk Kawasan Rawan Longsor
“Hanya saja, pembersihan itu memakan waktu cukup lama. Karena material longsoran cukup banyak,” lanjutnya.
Sementara, salah satu korban longsor, Muridan mengaku sebelum longsor terjadi dirinya sedang menganyam bambu di teras rumah, sedangkan istrinya tiduran di kamar samping dapur.
Karena hujan bertambah deras, dirinya langsung masuk ke dalam rumah. “Tiba-tiba ada suara gemuruh di belakang rumah, lalu sekat kamar dan gebyok ambruk. Bagian dapur sudah rata tanah," katanya.
Saat itu, diakui Muridan, dirinya sempat tertimpa sekat kamar dan sebuah almari, saat berusaha agar istrinya bisa menyelamatkan diri. Muridan baru keluar rumah, setelah istrinya keluar dari rumah.
BACA JUGA : 3 Hari Dihajar Hujan, Ini Dia Catatan Dampaknya di Bantul
“Saya memang masih bisa selamatkan sejumlah barang. Untuk yang tertimbun, saya ikhlaskan saja,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026, tapi juga pembalap paling sering jatuh dengan 16 kali crash.
KPK tegaskan pengembalian amplop oleh Menhut tidak menghapus pidana, penyidikan dugaan suap kawasan hutan Kuansing terus berjalan.
Konser Slank di Bandung hadirkan nostalgia dan dorong musisi lokal serta ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Danais DIY bangun 146,3 km jalan desa dan rehab ratusan RTLH, dorong ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Penembakan saat perayaan 4 Juli di Brooklyn New York melukai 8 orang termasuk anak-anak, satu korban kritis. Polisi selidiki motif.
Awan panas guguran Merapi terjadi 5 Juli 2026 ke arah Kali Putih. Status masih Siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.