Libur Imlek, Destinasi Wisata Gunungkidul Tetap Buka

Wisatawan menikmati pemandangan alam dari atas perbukitan di kawasan Pantai Kesirat, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul. - Harian Jogja/David Kurniawan
10 Februari 2021 11:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pariwisata Gunungkidul memastikan pada saat libur imlek pada Jumat (12/2/2021) destinasi wisata tetap buka. Seyogyanya setiap Jumat destinasi ditutup, namun bersamaan dengan hari libur nasional maka ada pengecualian.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukomono mengatakan, mulai awal tahun ini ditetapkan setiap Jumat obyek wisata ditutup. Penutupan dilakukan untuk kegiatan bersih-bersih dan upaya sterilisasi guna mencegah penyebaran virus corona.

BACA JUGA : Libur Imlek: Wisatawan ke Jogja Dicek Antigen di 3 Perbatasan

Meski demikian, sambung dia, sesuai dengan edaran yang dibuat dinas pariwisata, ada pengecualian apabila Jumat bertepatan dengan hari libur nasional sehingga destinasi tetap buka. “Kebetulan libur imlek pas Jumat. Jadi, destinasi wisata tetap buka,” kata Hary kepada wartawan, Rabu (11/2/2021).

Dia menjelaskan, guna menyambut libur ini sudah melakukan koordinasi lintas sektoral, baik di internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemkab, juga dengan aparat keamanan maupun pelaku wisata. Untuk pengamanan dan pengawasan terhadap protokol kesehatan di area wisata akan ada penambahan personel. Total penambahan berjumlah 52 personel. Adapun rinciannya, 25 personel berasal dari pegawai di lingkup dinas pariwisata, sedangkan sisanya 27 berasal dari luar seperti dari TNI dan Polri.

BACA JUGA : Ini Produk Spesial Edisi Imlek & Valentine 2021 dari Cokelat Monggo

“Potensi lonjakan kunjungan ada. Jadi, kami harus waspadai dengan memperketat pengawasan sehingga protokol kesehatan benar-benar dijalankan di area destinasi wisata,” ujarnya.

Disinggung mengenai rapid tes acak untuk wisatawan, Hary mengaku masih menunggu instruksi dari Pemerintah DIY. “Ya kalau ada perintah, maka kami siap melaksanakan. Sejauh ini [Rabu siang] belum ada perintah untuk melakukan pengetesan secara acak,” kata mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata ini.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, untuk uji coba pembukaan destinasi sudah membuat kebijakan memperpanjang masa uji coba yang ke sembilan kalinnya. Menurut dia, didalam pelaksanaan tidak beda jauh dengan kebijakan sebelumnya, yakni adanya penerapan protokol kesehatan di area wisata.

BACA JUGA : Sambut Imlek, D’Senopati luncurkan Prosperity Package

Selain itu, ada juga pembatasan jumlah pengunjung dari kapasitas normal. Sebagai contoh di kawasan Pantai Baron dibatasi jumlah kunjungan sebanyak 7.000 orang per harinya. Hal yang sama juga berlaku untuk destinasi lainnya di Gunungkidul. “Ini sudah aturan yang ditetapkan sejak pertama kali melakukan uji coba di akhir Juni 2020,” katanya.