Advertisement

Tak Berizin & Mencemari Lingkungan, Pemotongan Ayam di Bantul Didatangi Aparat

Jumali
Minggu, 14 Februari 2021 - 20:57 WIB
Bhekti Suryani
Tak Berizin & Mencemari Lingkungan, Pemotongan Ayam di Bantul Didatangi Aparat Ilustrasi. - Bisnis/Endang Muchtar

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kalurahan Sumbermulyo, Bambanglipuro melakukan inspeksi mendadak (sidak) tempat pemotongan ayam di Gunungan RT 01. Sidak itu digelar, karena lokasi pemotongan ayam itu diduga tak berizin.

“Kami mendapatkan keluhan dari warga terkait dengan keberadaan tempat ini. Selain telah berlangsung tahunan dan tidak berizin, limbah cair dari usaha ini menimbulkan bau yang ini kemudian dikeluhkan warga,” kata Lurah Desa Sumbermulyo, Ani Widayani, Minggu (14/2/2021).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Dari hasil sidak, Ani mengungkapkan jika tempat itu memang tidak membuang limbah cairnya pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai sehingga air limbah mengalir ke pekarangan milik orang lain. Selain itu, tempat produksi juga terlihat sangat kotor dan jorok sekali. “Ada bau yang menyengat juga,” lanjut Ani.

BACA JUGA: Puluhan Pengendara dari Luar DIY Lakukan Swab Antigen di Gunungkidul

Ani mengungkapkan, dari keterangan dikumpulkan, usaha pemotongan ayam di tempat itu dijalankan oleh keponakan pemilik rumah. Di mana, dua rumah digunakan untuk tempat usaha tersebut.

Kepada petugas dari kalurahan, masih kata Ani, pemilik rumah yaitu istri dari Bapak Ponijo berjanji akan segera memindahkan tempat usaha di lokasi yang jauh dari permukiman.

“Kami juga akan memanggil secara resmi pemilik usaha dan minta ada pernyataan tertulis terkait rencana pemindahan tempat usaha,” katanya.

Warga Gunungan RT01 Sumbermulyo yang rumahnya tak jauh dari lokasi pemotongan, Joko mengungkapkan, dirinya bersama keluarganya sudah tahunan merasakan limbah dari tempat usaha tersebut. Tak hanya bau,
air buangan dari usaha itu juga meluber ke jalan sehingga membuat jalan becek dan bau.

Advertisement

“Sekarang kami serahkan kepada pemerintah kalurahan. Untuk penyelesaiannya,” ucapnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Survei Indikator: Polri Masih Terpuruk

News
| Senin, 28 November 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement