73 Akuntan SPPG Gunungkidul Dilatih Gunakan AKSIS untuk Dana MBG
Sebanyak 73 akuntan SPPG Gunungkidul dilatih menggunakan aplikasi AKSIS untuk pelaporan keuangan Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, WONOSARI—Harga cabai rawit di pasar tradisional Gunungkidul menembus Rp120.000 per kilogram. Kenaikan terjadi karena pasokan menipis akibat adanya kegagalan panen cabai rawit.
Salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Enik Setyaningsih mengatakan, kenaikan cabai rawit sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu. Ia mencontohkan, pada Minggu (28/1/2021), komoditas ini masih dipasarkan di harga Rp110.000 per kilonya. Namun demikian, sehari berselang terkerek naik menjadi Rp120.000 per kilogram.
“Naik Rp10.000 per kilonya dibandingkan dengan harga kemarin [Minggu],” kata Enik kepada wartawan, Senin (1/3/2021).
Menurut dia, kenaikan ini masuk rekor karena sebelumnya harga jual paling tinggi di kisaran Rp100.000 per kilogram. Enik mengaku tidak tahu menahu penyebab harga terkerek naik, namun diduga kenaikan karena pasokan di pasaran menipis akibat kegagalan panen di musim hujan. “Mungkin itu yang menyebabkan harga terus melambung,” ungkapnya.
Selain jenis rawit, kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai lainnya. Cabai merah keriting yang sebelumnya di kisaran Rp50.000 sekarang menjadi Rp60.000 per kilogram.
Hal senada diungkapkan oleh Deni, pedagang lain di Pasar Argosari. Menurut dia, harga cabai terus mengalami kenaikan sehingga berpengaruh terhadap penjualan. “BIasanya saya ambil cabai dari Prambangan. Untuk harga terus naik,” katanya.
Ia pun berharap harga bisa stabil sehingga pedagang tidak merasa was-was akan kejatuhan harga. Oleh karenanya, Deni mengaku tidak mau menyimpan banyak stok untuk dijual. “Ya kalau harga anjok, tentunya akan rugi. Jadi, saya tidak berani menyetok dalam jumlah banyak,” katanya.
Kenaikan harga ini berdampak terhadap penjualan. Di waktu normal, sehari bisa menjual lima kilogram, namun akhir-akhir ini selalu ada sisa. “Biasanya habis, tapi sekarang masih tersisa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 73 akuntan SPPG Gunungkidul dilatih menggunakan aplikasi AKSIS untuk pelaporan keuangan Program Makan Bergizi Gratis.
Veda Ega Pratama menapaki karier Moto3 dari Gunungkidul. Podium GP Brasil dan dukungan keluarga menjadi bagian penting perjalanannya.
Olimpiade Akuntansi UGM 2026 digelar di Sekolah Vokasi UGM, menghadirkan talkshow profesional dan penghargaan bagi para pemenang.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian stagnan pada Senin, 12 Oktober 2026. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Juventus bermain imbang 1-1 melawan Cagliari pada pekan keenam Liga Italia 2026/27. Gol Randal Kolo Muani menyelamatkan Bianconeri.
IHSG berpeluang menguat pada Senin, 12 Oktober 2026. Simak level support-resistance serta rekomendasi saham EMAS, KLBF, PACK, dan DOOH dari BRIDS.