Advertisement
TMMD Diharapkan Mampu Gerakkan Ekonomi Pedesaan
Pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I 2021 di Aula Setda Sleman, Selasa (2/3/2021). - Harian Jogja/ Abdul Hamid Razak.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Selain pembangunan fisik, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana mengatakan kegiatan TMMD masih menyasar pembangunan fisik dan non fisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan sepanjang 223 meter, pelebaran jembatan, dan merehap atap masjid.
Advertisement
BACA JUGA : TMMD Dirampungkan di Tengah Pandemi
Untuk sasaran non fisik dilakukan penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan vaksin Covid-19, penyuluhan bahaya narkoba, serta penyuluhan kelompok tani. "Kami berharap, kegiatan TMMD mampu membantu dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya usai pembukaan TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2021, Selasa (2/3).
TMMD kali ini digelar di Dusun Kikis, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, mulai tanggal 2 hingga 31 Maret 2021. Pemkab berharap kegiatan TMMD Sengkuyung di Sleman mampu menggerakkan pembangunan infrastruktur di pedesaan.
"Ini juga berdampak positif dalam meningkatkan laju roda perekonomian masyarakat," kata Bupati Sleman Kustini.
Menurutnya, program TMMD dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan. Sebab proses perencanaannya selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat, disusun dengan sistem bottom up planning. Program TMMD dapat meningkatkan kesetiakawanan sosial untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.
BACA JUGA : TMMD Diharapkan Bantu Percepat Pembangunan Daerah
"Termasuk mengatasi masalah kemiskinan sehingga semangat kegotong-royongan masyarakat dapat menuntaskan permasalahan yang ada di lingkungannya secara mandiri,"katanya.
Dia berharap, pelaksanaan kegiatan TMMD tetap memerhatikan protokol kesehatan Covid-19. "Saat ini kita masih dalam situasi pandemi. Tidak boleh ada kerumunan, jangan lengah, tetap jaga kebersihan dan kesehatan. Dengan upaya tersebut diharapkan penyebaran Covid-19 dapat kita hentikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement








