TMMD Diharapkan Mampu Gerakkan Ekonomi Pedesaan

Pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I 2021 di Aula Setda Sleman, Selasa (2/3/2021). - Harian Jogja/ Abdul Hamid Razak.
03 Maret 2021 07:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Selain pembangunan fisik, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana mengatakan kegiatan TMMD masih menyasar pembangunan fisik dan non fisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan sepanjang 223 meter, pelebaran jembatan, dan merehap atap masjid.

BACA JUGA : TMMD Dirampungkan di Tengah Pandemi

Untuk sasaran non fisik dilakukan penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan vaksin Covid-19, penyuluhan bahaya narkoba, serta penyuluhan kelompok tani. "Kami berharap, kegiatan TMMD mampu membantu dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya usai pembukaan TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2021, Selasa (2/3).

TMMD kali ini digelar di Dusun Kikis, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, mulai tanggal 2 hingga 31 Maret 2021. Pemkab berharap kegiatan TMMD Sengkuyung di Sleman mampu menggerakkan pembangunan infrastruktur di pedesaan.

"Ini juga berdampak positif dalam meningkatkan laju roda perekonomian masyarakat," kata Bupati Sleman Kustini.

Menurutnya, program TMMD dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan. Sebab proses perencanaannya selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat, disusun dengan sistem bottom up planning. Program TMMD dapat meningkatkan kesetiakawanan sosial untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.

BACA JUGA : TMMD Diharapkan Bantu Percepat Pembangunan Daerah

"Termasuk mengatasi masalah kemiskinan sehingga semangat kegotong-royongan masyarakat dapat menuntaskan permasalahan yang ada di lingkungannya secara mandiri,"katanya.

Dia berharap, pelaksanaan kegiatan TMMD tetap memerhatikan protokol kesehatan Covid-19. "Saat ini kita masih dalam situasi pandemi. Tidak boleh ada kerumunan, jangan lengah, tetap jaga kebersihan dan kesehatan. Dengan upaya tersebut diharapkan penyebaran Covid-19 dapat kita hentikan," katanya.