SIM Keliling Kulonprogo Hari Ini, Ini Jadwalnya
Jadwal SIM keliling Kulonprogo 18 Juni 2026, layanan SIMMADE, Simenor, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syaratnya.
Pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I 2021 di Aula Setda Sleman, Selasa (2/3/2021). /Harian Jogja- Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN--Selain pembangunan fisik, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana mengatakan kegiatan TMMD masih menyasar pembangunan fisik dan non fisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan sepanjang 223 meter, pelebaran jembatan, dan merehap atap masjid.
BACA JUGA : TMMD Dirampungkan di Tengah Pandemi
Untuk sasaran non fisik dilakukan penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan vaksin Covid-19, penyuluhan bahaya narkoba, serta penyuluhan kelompok tani. "Kami berharap, kegiatan TMMD mampu membantu dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya usai pembukaan TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2021, Selasa (2/3).
TMMD kali ini digelar di Dusun Kikis, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, mulai tanggal 2 hingga 31 Maret 2021. Pemkab berharap kegiatan TMMD Sengkuyung di Sleman mampu menggerakkan pembangunan infrastruktur di pedesaan.
"Ini juga berdampak positif dalam meningkatkan laju roda perekonomian masyarakat," kata Bupati Sleman Kustini.
Menurutnya, program TMMD dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan. Sebab proses perencanaannya selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat, disusun dengan sistem bottom up planning. Program TMMD dapat meningkatkan kesetiakawanan sosial untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.
BACA JUGA : TMMD Diharapkan Bantu Percepat Pembangunan Daerah
"Termasuk mengatasi masalah kemiskinan sehingga semangat kegotong-royongan masyarakat dapat menuntaskan permasalahan yang ada di lingkungannya secara mandiri,"katanya.
Dia berharap, pelaksanaan kegiatan TMMD tetap memerhatikan protokol kesehatan Covid-19. "Saat ini kita masih dalam situasi pandemi. Tidak boleh ada kerumunan, jangan lengah, tetap jaga kebersihan dan kesehatan. Dengan upaya tersebut diharapkan penyebaran Covid-19 dapat kita hentikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo 18 Juni 2026, layanan SIMMADE, Simenor, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syaratnya.
Pelaku UMKM wajib memiliki NIB untuk legalitas usaha. Simak manfaat NIB dan cara daftar online melalui OSS terbaru 2026.
Menaker Yassierli membuka peluang revisi Permenaker Outsourcing 2026 setelah muncul aspirasi dari buruh dan pengusaha terkait sektor alih daya.
Badan Pusat Statistik (BPS) menerjunkan 4.082 petugas untuk mendata sekitar 606.000 pelaku usaha di DIY melalui Sensus Ekonomi 2026
Implementasi B50 mulai 1 Juli 2026 diproyeksikan menghemat devisa Rp157,28 triliun, mengurangi impor solar, dan meningkatkan nilai tambah sawit.
Rekonstruksi kasus pembunuhan perempuan di Kali Ngrowo mengungkap korban meninggal akibat kekerasan fisik sebelum jasadnya dibuang.