Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Penyerahan dokumentasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2020 di Pemkab Sleman, Selasa (14/4/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Di tengah pandemi Covid-19, TNI beserta masyarakat mampu menyelesaikan sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun ini.
Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro mengatakan sasaran TMMD Sengkuyung tahap I yang telah diselesaikan meliputi beragai pembangunan. Mulai pembukaan jalan tani sepanjang 250 meter dengan lebar lima meter; serta pembuatan talut jalan sepanjang 250 meter, tinggi 1,5 meter dan lebar atas 0,40 sentimeter.
"Kami juga merehab gedung TPA Al Ikhlas berukuran 7 x 15 meter berikut pengecatan masjid dan musala. Selain pengerjaan fisik ada juga yang nonfisik untuk beberapa kegiatan warga," katanya seusai penyerahan sasaran proyek TMMD Sengkuyung tahap I di Kecamatan Cangkringan, Selasa (14/4)..
Lantaran pelaksanaan TMMD tahun ini digelar di tengah pandemi Covid-19, pihaknya tetap mengedepankan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. "Misalnya kebutuhan masyarakat mengenai pola hidup bersih dan berbagai kegiatan yang dapat bermanfaat baik jangka pendek maupun jangka panjang," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan poryek sasaran TMMD tahap I yang digelar di Cangkringan tersebut berhasil diselesaikan dengan baik. Padahal proses penyelesaian proyek tersebut terjadi di tengah pandemi Covid-19. "Saya mengapresiasi, meskipun di tengah mewabahnya Covid-19 TNI beserta masyarakat mampu menyelesaikan sasaran proyek TMMD Sengkuyung tahap I yang telah ditetapkan," katanya.
Menurut Sri, pelaksanaan TMMD Sengkuyung di Sleman selama ini mampu menggerakkan pembangunan infrastruktur maupun kegiatan nonfisik lainnya di desa. Kondisi tersebut sangat membantu roda perekonomian masyarakat. Apalagi saat ini roda perekonomian masyarakat agak terganggu dengan adanya pandemi Covid-19.
"Untuk memulihkan kondisi perekonomian dan kondisi sosial terdampak Covid-19 tentu membutuhkan waktu dan dukungan dari semua pihak. Pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat tersebut akan jadi prioritas pembangunan dan dukungan TNI sangatlah kami butuhkan," katanya.
Sri kembali mengingatkan masyarakat untuk menjalankan protokol penanggulangan virus Covid-19 agar pandemi ini segera berakhir. Sri meminta agar warga sementara waktu untuk tinggal di rumah masing-masing dan harus menjaga jarak antara satu dengan lainnya. "Ini penting untuk memutus rantai penularan Covid-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.