Perawatnya Terinfeksi Covid-19, IGD Puskesmas di Kulonprogo Ditutup Sementara

Ilustrasi. - Antarafoto
07 Maret 2021 18:17 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemerintah Kabupaten KulonProgo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menutup sementara Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Instalasi Rawat Inap Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Panjatan II mulai Sabtu (6/3) pukul 20.00 WIB sampai Rabu (10/3/2021) 08.00 WIB setelah satu petugas puskesmas dikonfirmasi terserang COVID-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulonprogo, Minggu (7/3/2021), mengatakan seorang perawat di puskesmas itu terserang COVID-19 dan melakukan kontak erat dengan empat petugas yang lain.

Petugas yang pernah melakukan kontak erat dengan perawat yang terserang COVID-19, menurut Baning, sudah menjalani prosedur karantina.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian ini, karena petugas yang terkonfirmasi dan yang memiliki kontak erat langsung dilakukan karantina," kata Baning.

BACA JUGA: Citilink Mengklaim Sudah Menegur Bule yang Lolos Naik Pesawat tanpa Masker

"Pada Sabtu dan Minggu laboratorium tutup dan baru bisa diperiksa Senin (8/3/2021). Harapannya, nanti Selasa (9/3/2021) hasilnya keluar dan Rabu (10/3/2021) sudah bisa melayani pasien kembali," ia menambahkan.

Ia mengatakan bahwa Puskesmas Panjatan II tetap melayani warga yang ingin memeriksakan kesehatan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan bahwa Dinas Kesehatan sudah diminta bergerak cepat untuk meminimalkan risiko penularan virus corona di Puskesmas Panjatan II.

"Kami mengimbau masyarakat Panjatan yang akan berobat jalan ke Puskesmas Panjatan II tidak perlu khawatir. Kami sudah bergerak cepat untuk menekan penyebaran COVID-19 ini," katanya.

Sumber : Antara