Lima OPD di Bantul Belum Tervaksinasi

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
08 Maret 2021 15:47 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Vaksinasi tahap dua yang menyasar pelayan publik di Bantul telah dimulai pekan lalu. Meski menyasar pegawai di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tak semua OPD menjalani vaksinasi tahap kedua.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis menyebutkan dari 54 OPD ada beberapa instansi yang pegawainya belum mendapatkan vaksinasi tahap kedua. Kebijakan tersebut terpaksa diambil, menyusul keterbatasan vaksin yang tersedia. “Benar karena keterbatasan vaksin. Ada DPUPKP, UPT DPUPKP, Kesbangpol, Dispetaru, dan Dinas Nakertrans," terangnya Senin (8/3/2021).

Kendati ada lima OPD yang belum tervaksinasi, Helmi menegaskan kelima OPD tersebut akan tetap mendapat vaksinasi di tahap berikutnya. "Karena vaksin datangnya bertahap, sehingga yang belum akan diikutkan tahap ketiga," ujarnya.

Baca juga: Angka Kekerasan Terhadap Perempuan di DIY Melonjak, Pandemi Jadi Salah Satu Penyebab

"Ya nanti tahap ketiga akan kami usahakan. Sebenarnya banyak yang mengajukan kepada kami untuk dilaksanakan vaksinasi ini, di antaranya BUMD, perbankan, PDAM, mereka kan juga melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat. Lalu PHRI mereka juga melayani masyarakat, wisatawan, mohon juga dilakukan vaksinasi dan tahap kedua belum dapat mengcover OPD di seluruh Kabupaten Bantul," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Bantul, Bobot Ariffi'aidin menyatakan tidak mempersoalkan OPD yang dipimpinnya baru menerima vaksin pada tahap ketiga. "Enggak apa-apa, nanti nunggu giliran," tandasnya.