Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman mulai melakukan persiapan pelaksanaan pemilihan lurah (Pilur) tahun. Untuk sementara, pelaksanaan Pilur direncakan digelar pada 22 Agustus mendatang di 35 kalurahan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman, Budiharjo menjelaskan 35 kalurahan yang akan melaksanakan Pilur 2021 akan melibatkan warga di 470 padukuhan yang tersebar di 17 kapanewon. Budi mengatakan, Pilur serentak secara elektronik tersebut diperkirakan melibatkan jumlah pemilih sebanyak 356.086 orang.
BACA JUGA : E-voting, Pemenang Pemilihan Lurah Diketahui Dalam Waktu
"Untuk jumlah TPS yang akan digunakan ada sebanyak 912 TPS," kata Budiharjo usai Kegiatan Pengarahan Pemilihan Lurah Serentak secara elektronik Tahun 2021 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Senin (8/3/2021).
Budi mengatakan, penentuan jumlah TPS mengacu pada jumlah TPS saat pelaksanaan Pilkada 2020 lalu di mana sudah ada pembatasan jumlah pemilh paling banyak 500 DPT per TPS. Hal itu sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 141/6698/SJ tanggal 10 Desember 2020 tentang Jumlah Pemilih di Tempat Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Serentak di era pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
"Sosialisasi tentang sistem pilihan lurah baru yang menggunakan elektronik voting (e-voting) rencana dimulai 15 Maret 2021 di masing-masing kalurahan karena pelaksanaan Pilur serentak akan digelar 22 Agustus," kata Budi.
BACA JUGA : Ini Satu-satunya Lurah Perempuan Pemenang Pilkades
Sama halnya saat Pilur serentak 2020 lalu, Dia menuturkan pelaksanaan Pilur tahun ini tetap dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. Dasarnya, Permendagri No.72/2020 tentang Perubahan Kedua Permendagri No. 112/2014 tentang Pemilihan dan Pemberhentian Kepala Desa.
Dihadapan 35 Lurah dari kalurahan yang akan menggelar Pilur, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menilai pelaksanaan Pilur pada 2020 lalu berjalan dengan baik dan lancar, namun tetap dievaluasi dan dilakukan perbaikan-perbaikan.
"Hal ini untuk mengantisipasi permasalahan pada pelaksanaan sebelumnya sehingga pelaksanaan Pilur tahun ini benar-benar berjalan dengan baik, lancar dan sesuai yang diharapkan," ungkapnya.
Pilur serentak yang digelar saat kondisi pandemi Covid-19 ini menurutnya juga perlu mendapat perhatian khusus. Terutama terkait penerapan protokol kesehatan yang ketat, cermat dan berpedoman pada aturan. "Saya harap pelaksanaan Pilur secara serentak dapat dilaksanakan secara aman serta tidak memunculkan kluster pemilihan Lurah," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Cek jadwal KSPN Jogja Sabtu 10 Oktober 2026 ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman pada Sabtu 10 Oktober 2026. Tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.