Casting Film Baru Joko Anwar Dibuka, Warga Jogja Punya Peluang Tampil
Casting film terbaru Joko Anwar dibuka hingga 13 Juli 2026. Simak syarat, karakter yang dicari, dan cara mendaftarnya.
Salah satu tarian dalam pentas budaya Niti Budoyo di Dusun Jomegatan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, pekan lalu./Istimewa-Dispar DIY
Harianjogja.com, BANTUL - Pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro mulai diterapkan oleh Pemkab Bantul. Langkah ini dilakukan sebagai lanjutan pelaksanaan vaksinasi.
Salah satunya adalah diperbolehkannya kegiatan pentas seni pada acara hajatan, pernikahan dan syukuran.
Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan pelonggaran terhadap kegiatan pentas seni pada acara hajatan pernikahan dan syukuran termuat dalam Instruksi Bupati Bantul No.7/Instr/2021 tentang Perpanjangan Kedua PPKM Mikro.
Pada insruksi tertanggal 8 Maret 2021 yang diteken langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih tersebut disebutkan pada poin ke delapan bagian e tentang adat istiadat.
"Dalam instruksi tersebut diperbolehkan menggelar pentas seni atau hiburan, yang tidak melibatkan banyak orang dan tidak menimbulkan kerumunan dapat disajikan selama kegiatan berlangsung," kata Helmi, Jumat (12/3/2021) siang.
Hal ini sangat berbeda dibandingkan dengan instruksi bupati No.6/instr/2021 yang belum menyebut diperbolehkannya menggelar pentas seni atau hiburan.
Kendati diperbolehkan adanya pentas seni, kata Helmi, penyelenggara harus tetap berkoordinasi dengan satgas penanganan Covid-19 setempat. Sedangkan untuk tamu luar DIY, sesuai instruksi bupati tersebut wajib menunjukkan negatif hasil rapid antigen.
"Untuk tata pelaksanaan pentas sendiri harus mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Di sana ada rujukan pelaksanaan aktivitas seni budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif," lanjutnya.
Pelonggaran terhadap kegiatan pentas seni diakui oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, saat menyaksikan vaksinasi seniman, Rabu (10/3/2021). Halim mengakui sudah mulai melonggarkan pertemuan-pertemuan yang awalnya dibatasi 50 orang menjadi 100 orang.
"Pembatasan kan sampai 22 Maret, setelah itu nanti kita evaluasi, dan sekarang ini kan sudah mulai kita longgarkan," kata Halim.
Halim berharap, pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat tersebut diharapkan mampu menggeliatkan kembali bagi para pelaku seni baik seniman dan budayawan yang selama ini terdampak pembatasan. Sebab, selama ini mereka yang paling banyak berhadapan dengan publik.
"Untuk hajatan-hajatan rakyat yang semula tidak boleh ada pertunjukan, sekarang boleh dengan pertunjukan terbatas seperti elekton, jadi sudah mulai perlahan kita longgarkan seiring vaksinasi yang semakin luas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Casting film terbaru Joko Anwar dibuka hingga 13 Juli 2026. Simak syarat, karakter yang dicari, dan cara mendaftarnya.
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi Manding, jam layanan, biaya, dan syarat agar tak kehabisan antrean.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Rabu 8 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 8 Juli 2026 di Godean. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C agar proses cepat tanpa antre panjang.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.