35 Anak di Gunungkidul Lolos Sekolah Rakyat 2026, Data Final Tunggu SK
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Ilustrasi/Antara-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pedagang di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari bersemangat mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Rencananya vaksin dilakukan di Bangsal Sewokoprojo, Sabtu (13/3/2021) mulai pukul 08.00 WIB.
Salah seorang bakul di Pasar Argosari, Turgiyanti mengatakan, siap mengikuti vaksinasi yang disedikan oleh pemkab. Ia mengaku sudah didata sebagai calon penerima vaksin corona. “Saya siap untuk divaksin,” katanya, Jumat (12/3/2021).
Ia berharap vaksinasi membuat lingkungan pasar lebih aman dari potensi penularan Covid-19.
“Kalau sudah divaksin, saya yakin, aktivitas pasar bisa bangkit lagi,” kata Yanti.
Hal tak jauh berbeda disuarakan oleh Suparman, pedagang lain di Pasar Argosari. Ia mengaku sudah didaftar sebagai calon penerima vaksin. “Saya siap karena tidak sendirian karena istri juga ikut sebagai penerima vaksin,” katanya.
Parman berharap dengan vaksinasi ini kesehatan dan ketahanan tubuhnya akan lebih terjamin. Citra pasar tradisional di mata pembeli pun jadi lebih baik ke depannya. “Ya kalau ada vaksin maka lebih terjamin dan mudah-mudahan bisa terhindar dari penularan virus,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan vaksinasi bagi bakul di Pasar Argosari telah dipersiapkan di Bangsal Sewokoprojo yang lokasinya luas.
“Lokasi sudah ditata sedemikian agar tidak terjadi kerumunan,” katanya.
Menurut Dewi, vaksinasi terhadap pedagang pasar ini merupakan bagian dari vaksinasi Corona tahap kedua dengan sasaran pemberi layanan publik. “Selain bakul ada juga pegawai di lingkup pemkab, petugas seni hingga pelaku usaha di bidang pariwisata,” katanya.
Ia mengaku tidak ada masalah karena pemkab masih memiliki stok yang mencukupi. “Rencananya untuk bakul di pasar Argosari ada 500 orang yang akan divaksin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Sebanyak 30.000 manajer KopDes Merah Putih mulai bertugas awal Agustus 2026 setelah pelatihan dan sertifikasi profesi.
Daftar ulang SPMB Bantul jalur domisili mulai 2–3 Juli 2026, kuota hampir terisi. Proses berjalan lancar meski ada kendala teknis kecil.
Koperasi akan masuk seluruh rantai bisnis sawit, dari kebun hingga minyak goreng. Proyek percontohan dimulai Agustus 2026.
Prambanan Jazz kembali hadir di Yogyakarta. Mengusung tajuk Celebrate The Joy, hajat musik jazz terbesar di Indonesia ini mengajak masyarakat bersenang-senang.