Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Risiko Rem Mendadak
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Ilustrasi./ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan Bantul mengejar target untuk menghabiskan sisa 12.000 vial vaksin Sinovac yang saat ini masih tersimpan di gudang farmasi.
Sisa vaksin tersebut harus dihabiskan sebelum masa kadaluarsa Mei 2021.
"Untuk itu, kami mengejar target menghabiskan vaksin pada Maret dan April ini," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, Senin (15/3/2021).
Baca juga: Pemkot Jogja Klaim PPKM Mikro Efektif Turunkan Kasus Covid-19
Agar target vaksin Sinovac tersalurkan sebelum masa kadaluarsa, Abed menambahkan Dinkes telah memiliki rencana. Nantinya 12.000 vial vaksin akan diberikan kepada 6.642 orang pelayan publik, terdiri dari ASN dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pamong desa dan guru SD.
"Hanya saja belum semua guru SD mendaftar. Rencana pekan ini mulai dilakukan vaksinasinya," ungkap Abed.
Selain menghabiskan sisa vaksin, Abed mengaku sampai kini masih menunggu droping vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi. Sebab, sampai kini belum ada tambahan vaksin lanjutan.
"Karena selama ini vaksin memang terbatas. Begitu ada droping, akan langsung habiskan," ucap Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.