Advertisement
Habiskan 12.000 Dosis Sisa Vaksin, Ini Kalangan yang Disasar Pemkab Bantul
Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan Bantul mengejar target untuk menghabiskan sisa 12.000 vial vaksin Sinovac yang saat ini masih tersimpan di gudang farmasi.
Sisa vaksin tersebut harus dihabiskan sebelum masa kadaluarsa Mei 2021.
Advertisement
"Untuk itu, kami mengejar target menghabiskan vaksin pada Maret dan April ini," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, Senin (15/3/2021).
Baca juga: Pemkot Jogja Klaim PPKM Mikro Efektif Turunkan Kasus Covid-19
Agar target vaksin Sinovac tersalurkan sebelum masa kadaluarsa, Abed menambahkan Dinkes telah memiliki rencana. Nantinya 12.000 vial vaksin akan diberikan kepada 6.642 orang pelayan publik, terdiri dari ASN dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pamong desa dan guru SD.
"Hanya saja belum semua guru SD mendaftar. Rencana pekan ini mulai dilakukan vaksinasinya," ungkap Abed.
Selain menghabiskan sisa vaksin, Abed mengaku sampai kini masih menunggu droping vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi. Sebab, sampai kini belum ada tambahan vaksin lanjutan.
"Karena selama ini vaksin memang terbatas. Begitu ada droping, akan langsung habiskan," ucap Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gugatan Praperadilan Yaqut Ditolak, KPK Lanjutkan Kasus Kuota Haji
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pilur Sleman E-Voting Dinilai Efektif Meski Biaya Jadi Kendala
- Mudik Lebaran Jogja Diprediksi Diserbu 8 Juta Lebih Pemudik
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
- Sempat Longsor Tiga Kali, Jalur Clongop Gunungkidul Kembali Dibuka
Advertisement
Advertisement








