235 PNS di Sleman Pensiun, Banyak Sektor Kekurangan SDM

Ilustrasi PNS. - JIBI
17 Maret 2021 00:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman Priyo Handoyo mengatakan dalam kurun waktu Januari-Juni 2021 jumlah PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) tercatat 253 orang.

Mereka yang masuk BUP rata-rata setiap bulan mencapai 40 orang. Rinciannya, pada Januari 2021 sebanyak 44 PNS, Februari (41 PNS), Maret (38 PNS), April (44 PNS), Mei (37 PNS), dan Juni (49 PNS).

"Hari ini (kemarin) kami serahkan SK pensiun bagi PNS calon purna tugas. Baik eselon I, II, III dan IV. Ada tiga PNS kepala sekolah dan PNS dari jabatan fungsional," katanya, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Memaknai Memayu Hayuning Bawana dan Lambang Dwi Naga Rasa Tunggal di Kraton Jogja

Berdasarkan data BKPP Sleman, terhitung Januari hingga Maret ini, sebanyak 513 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sleman telah menerima SK. Kondisi tersebut menyebabkan banyak sektor kekurangan SDM.

Hal itu diakui oleh Sekda Sleman Harda Kiswaya. Dia mengatakan setiap tahun PNS yang pensiun mencapai antara 300 sampai 500 orang. Kondisi tersebut, katanya, menyebabkan hampir semua lini mengalami kekosongan pegawai.

Baca juga: Waduh...Banyak Lansia di Jogja Kesulitan Daftar Vaksinasi Covid-19

Beruntung, katanya Sleman pada awal 2021 ini Pemkab mendapatkan tambahan 633 PNS baru dari hasil seleksi CPNS 2019. Selain itu, pada Februari lalu, katanya, Pemkab menerima 181 PPPK hasil seleksi 2019 meliputi Tenaga Guru berjumlah 117 orang, Tenaga Kesehatan (10 orang) dan Penyuluh Pertanian (54 orang).

"Tambahan ini cukup membantu tapi belum semuanya terpenuhi. Masih banyak yang kosong," kata Harda.