Pemkab Gunungkidul Butuh 600 Pegawai, Kapan Rekrutmen CPNS?

Ilustrasi CPNS. - Antara Foto/Adwit B Pramono
22 Maret 2021 13:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul telah mengajukan tambahan pegawai baru sebanyak 600 formasi. Meski demikian, untuk kepastian rekrutmen masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat.

Pelaksana Tugas Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan, pihaknya masih menunggu berkaitan dengan rektrutmen CPNS. Pasalnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi berkaitan dengan kebijakan tersebut.

“Memang ada kabar rekrutmen dilaksanakan Mei, Juni atau Juli. Tapi itu tidak bisa jadi acuan karena pelaksanaan menunggu instruksi resmi dari Pusat dan hingga sekarang belum ada,” katanya, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: Vaksinasi Lansia Kota Jogja Baru Tercapai 5,98 Persen dari Target

Untuk penambahan pegawai, pemkab sudah mengajukan sebanyak 600 formasi. Jumlah ini merupakan akumulasi penambahan selama dua tahun, yakni lowongan 2020-2021. “Kepastian dari formasi yang dibutuhkan juga masih menunggu apakah lowongan yang diajukan disetujui semua atau tidak. Semua tergantung kebijakan dari Pemeritnah Pusat,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ini.

Sigit berjanji pada saat ada informasi yang berkaitan dengan formasi dan rekrutmen akan diinformasikan kepada masyarakat secara luas. “Sampai saat ini kami masih menunggu,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Formasi dan Data Pegawai, BKPP Gunungkidul, Reni Linawati. Menurut dia, rekrutmen CPNS terakhir dilaksanakan di 2019 lalu.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di DIY Tambah 95 Orang, Total Capai 31.452

Untuk penambahan pegawai baru, pihaknya masih menunggu instruksi terkait dengan penerimaan dari Pemerintah Pusat. “Formasi kebutuhan yang menentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Jadi tunggu saja karena pengajuan sudah kami lakukan,” katanya.

Menurut dia, rekrutmen ditangani langsung oleh pusat sehingga pemkab hanya bisa menunggu. “Pasti akan kami umumkan pada saat ada rekrutmen CPNS,” ungkapnya.

Disinggung mengenai rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap satu, Reni mengakui sudah tidak ada masalah karena pegawai yang diterima sudah mendapatkan Surat Keputusan pengangkatan. “Sudah tidak ada masalah dan saat ini kami masih menunggu rekrutmen P3K untuk periode berikutnya,” katanya.