Ciptakan Entrepreneur Muda, Bank BPD DIY bersinergi dengan PT Widodo Makmur Perkasa

PT Bank BPD DIY dan PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) jalin kerjasama tentang program kemitraan pertanian dan peternakan. - Ist
24 Maret 2021 16:47 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – PT Bank BPD DIY dan PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) jalin kerjasama tentang program kemitraan pertanian dan peternakan. Naskah kerjasama ditandatangani oleh Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad dan CEO PT Widodo Makmur Perkasa, H. Tumiyana di Pusdiklat Kesatrian Entepreneur Indonesia, Klaten, Jawa Tengah pada Rabu (24/3/2021).

Melalui kerjasama tersebut Bank BPD DIY dan PT WMP akan berkolaborasi memberikan pelatihan, pembinaan dan akses pembiayaan kepada pengusaha muda dibidang peternakan ayam petelur dan petani jagung. Dibawah Yayasan Kesatrian Enterpreneur Indonesia yang merupakan bagian dari PT WMP para peternak akan diberikan pelatihan dan pembekalan tentang pengelolaan ternak ayam petelur secara profesional. Disisi lain, Bank BPD DIY akan memberikan bantuan permodalan melalui fasilitas kredit kepada para peternak yang sudah mulai berjalan dengan baik.

Santoso Rohmad dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Bank BPD DIY sangat mendukung terwujudnya kerjasama tersebut untuk menciptakan pengusaha-pengusaha muda yang tangguh dan inovatif. Menurutnya, ditengah pandemi dan tantangan ekonomi yang cukup berat seperti saat ini dibutukan inovasi dan ide-ide kreatif agar mampu bertahan dan berkembang.

“Kami sangat bangga bisa terlibat dalam upaya melahirkan kesatria-kesatria muda yang akan menjadi pengusaha sukses dimasa depan. Bank BPD DIY akan selalu terbuka dan memberikan solusi terbaik khususnya untuk kebutuhan permodalan. Bank BPD DIY memiliki berbagai produk kredit yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan” ungkap Santoso

Lebih lanjut Santoso menyampaikan bahwa Bank BPD DIY juga akan memberikan pelatihan kepada peternak muda terkait literasi keuangan dan akses terhadap perbankan.

Sementara itu, CEO PT WMP, H. Tumiyana menyampaikan bahwa anak-anak muda Indonesia harus ikut ambil bagian dalam industri pangan di tanah air. Menurutnya, kebutuhan pangan akan selalu ada dan terus meningkat. Oleh karenanya harus diciptakan petani dan peternak unggul dalam jumlah yang banyak agar mampu memenuhi permintaan.

Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Dr.Ir. Ali Agus, DAA, DEA yang juga hadir dalam kesempatan tersebut menyambut gembira program kemitraan pertanian dan peternakan yang jalankan oleh PT WMP dan Bank BPD DIY tersebut. “Dengan sinergi ini Insya Allah akan memberikan manfaat dan penguatan kepada generasi muda Indonesia khususnya generasi pangan” katanya

Pendandatanganan kerjasama tersebut juga menandai dimulainya pelatihan yang bertajuk “Kesatriaan Peternak Muda Angkatan Ke-2” yang diikuti oleh 30 peserta dengan range usia antara 25 s.d 35 tahun dari wilayah Gunungkidul, Bantul, Klaten, dan Boyolali yang sebelumnya telah menjalani screening berupa tes wawancara dan dokumen.

Peternak muda tersebut akan dilatih untuk menjadi wirausaha ayam telur sektor mikro dan nantinya dapat dibiayai dengan kredit KUR dari Bank BPD DIY dengan plafond sebesar Rp 20 s.d 35 juta. Tahun 2021 Bank BPD DIY menargetkan penyaluran kredit KUR sebesar Rp500 miliar. Hingga saat ini tercatat ada 11.570 nasabah yang telah menafaatkan kredit KUR Bank BPD DIY. (Adv)