Gara-gara Kucing, Toko Kelontong di Girisuko Terbakar

Kapolsek Panggang AKP Mujiman saat memeriksa kebakaran di sebuah toko kelontong di Dusun Gebang, Kalurahan Girisuko, Panggang, Kamis (25/3/2021). - Ist/ dok Polsek Panggang
25 Maret 2021 11:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Toko kelontong milik Andoko,32, warga Dusun Gebang, Girisuko, Panggang ludes terbakar pada Kamis (25/3/2021) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun korban menderita luka bakar di tangan serta mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Kebakaran ini bermula saat Andoko melakukan penyulingan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari jeriken ke botol untuk dijual ke pelanggan. Saat sedang melakukan penyulingan, ada seekor kucing berlari dan menyangkut kabel listrik hingga menyebabkan terjadinya korsleting yang menimbulkan percikan api.

Api dari korsleting ini dengan cepat menyambar BBM hingga akhirnya merembet ke seluruh toko kelontong yang dimiliki. Kapolsek Panggang, AKP Mujiman mengatakan, pihaknya sudah mendatangi loksasi untuk melakukan penyelidikan.

Baca juga: Dianiaya Cucu, Mbah Semi Alami Patah Tulang

Menurut dia, kebakaran terjadi karena korsleting karena kucing berlari yang menyangkut kabel di toko. Sedangkan di saat yang bersamaan pemilik sedang menyling BBM dari jeriken ke botol untuk dijual.

“Jadi saat korsleting timbul percikan api dan langsung menyambar BBM yang sedang dituangkan ke botol. Api pun cepat membesar dan melahap seluruh isi warung,” kata Mujiman kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Masjid di DIY Bisa Dipakai sebagai Lokasi Vaksinasi

Pada saat kebakaran terjadi, korban sempat berteriak minta tolong. Warga yang mendengar berdatangan untuk membantu memadamkan api, meski demikian usaha tersebut sia-sia karena warung hangus terbakar. “Beruntungnya dua sepeda motor milik korban bisa selamat dari kobaran api,” katanya.

Mujiman menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik toko mengalami luka bakar di bagian tangan. Selain itu, korban menderita kerugian yang nilainya mencapai Rp75 juta.

“Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Kami berharap, peristiwa ini jadi pelajaran agar lebih berhati-hati saat sedang beraktivitas,” katanya.