Advertisement

Bupati Bantul Kecam Pengoboman Gereja Katedral Makassar

Catur Dwi Janati
Senin, 29 Maret 2021 - 19:57 WIB
Sunartono
Bupati Bantul Kecam Pengoboman Gereja Katedral Makassar Polisi menutup akses sekitar Gereja Katedral Makassar setelah terjadi ledakan bom, Minggu (28/3/2021). - Bisnis - Paulus Tandi Bone

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengutuk aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar. Halim akan segera melakukan koordinasi dengan Forkompimda dalam pengamanan peribadatan umat kristiani pada tri hari suci.

Halim berharap kejadian di Makassar menjadi yang terakhir dan tidak akan terjadi lagi kejadian yang serupa. "Kita mesti mengutuk tindakan pengeboman di Gereja Katedral Makassar. Mudah-mudahan itu yang terakhir dan tidak terjadi lagi," tuturnya pada Senin (29/3/2021).

BACA JUGA : Bom Gereja Katedral Berdaya Ledak Tinggi

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Lebih lanjut Halim mengajak masyarakat untuk tetap waspada. Meski menurut Halim Bantul memiliki indikator keamanan yang lebih baik.

"Saya rasa Bantul, juga kita harus lebih waspada. Tapi saya kira di Bantul ini indikator keamanan insyaallah lebih baik. Sehingga tidak perlu ada yang berlebihan khawatir atau takut," tandasnya.

Di samping itu Halim berusaha sebaik mungkin untuk menjamin keamanan peribadatan maupun peringatan hari-hari besar seluruh umat beragama di Bantul. "Insyaallah iya, kita adakan terus koordinasi keamanan dan kita berupaya bersama agar tetap aman Paskah di Bantul ini," tukasnya.

"Ya pasti [ada perhatian], biasanya kita mengadalan rapat dengan Forkompimda bersama Kapolres, Dandim Kajari, setiap kali ada peringatan hari-hari besar agama. Itu kita selalu koordinasi sama Forkompimda lintas pimpinan pemerintah daerah," katanya.

BACA JUGA : PA 212 Ikut Kecam Keras Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Sementara itu Sekretaris Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) DIY, Waljito secara tegas siap mengerahkan anggotanya untuk ikut andil dalam pengamanan ibadah tri hari suci di gereja-gereja yang ada di  Bantul.

Advertisement

"Bagaimana pun kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral patut menjadi kewaspadaan kita semua. Apalagi pada pekan ini saudara kita kristiani akan melaksakan ibadah tri hari suci. Maka kita ingin bagaimana pelaksanaan ibadah berlangsung dengan aman," tegasnya.

 

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Profil Howard Timotius Palar, Petinggi Indomaret yang Meninggal Tertabrak Truk

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement