UMY Bagikan Takjil untuk Mahasiswa, 1.000 Paket Ludes 30 Menit

Rektor UMY Gunawan Budiyanto saat menyerahkan paket takjil kepada mahasiswa, Senin (13/4/2021). - Ist/Humas UMY.
14 April 2021 10:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membagikan sedikitnya 1.000 paket takjil pada Senin (13/4/2021). Paket makanan itu juga dibagikan saat sahur yang dikhususnya untuk mahasiswa UMY.

Pembagian takjil tersebut dilakukan mulai pukul 16.15 WIB, namun sampai pukul 16.45 WIB sebanyak seribu paket makanan berat dan minuman itu sudah ludes. Adapun pengambilan takjil oleh mahasiswa itu dilakukan dengan drive thru di depan Gedung AR Fachrudin A dan AR Fachrudin B, setiap mahasiswa yang masuk lebih dahulu diminta menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Mereka juga wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker.

BACA JUGA : Orang Berkerumun Beli Takjil Jelang Buka Puasa, Physical

“Tahun 2020 kami juga membagikan tetapi lebih antusias meningkat sangat tinggi dibanding tahun kemarin, saat ini banyak yang mengambil. Hal ini dapat dilihat dari 1.000 paket berbuka puasa yang sudah habis hanya dalam waktu setengah jam di hari pertama puasa,” kata Rektor UMY Gunawan Budiyanto dalam rilisnya, Senin (13/4/2021).

Ia menambahkan mahasiswa UMY selama 20 hari Ramadan masih diwajibkan berkuliah, terutama para mahasiswa yang berkuliah secara offline. “Inilah yang mengakibatkan antusias mahasiswa semakin tinggi dan juga yang menjadi dasar kami untuk setidaknya menyediakan makanan sahur dan berbuka selama 20 hari ke depan,” katanya.

Adapun program pembagian takjil itu diadakan oleh Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) pada hari pertama puasa membagikan 1.000 paket berbuka puasa dan 500 paket sahur untuk para mahasiswa.  

BACA JUGA : 2.500 Porsi Disiapkan Masjid Jogokariyan untuk Takjil

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMY Agung Danarto menilai program UMY Mengabdi ini sebagai salah satu upaya mensyiarkan Ramadan, tentunya sesuai dengan prokes ketat karena masih dalam situasi pandemi. “Sesuai dengan yang diriwayatkan dalam hadis, barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut," katanya.