Sejumlah Ruas Jalan di Sleman Bakal Terkena Tol Jogja, Ini solusi yang Ditawarkan Pemkab

Ilustrasi. - Freepik
14 April 2021 20:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Rencana pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen yang akan menghubungkan DIY-Jateng akan berdampak pada sejumlah jalan yang ada di Sleman. Agar aksesibilitas antar-wilayah tidak terputus, Pemkab Sleman mengusulkan agar dibuat Box Culvert Underpass.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Sleman Dona Saputra Ginting mengatakan saat ini Pemkab masih menginventarisir jalan-jalan eksisting yang terdampak jalan tol. Baik jalan yang berstatus jalan kabupaten maupun jalan desa. "Inventarisasi jalan yang terdampak tol juga akan dijadikan acuan rencana pengembangan ke depan," katanya, Rabu (14/4/2021).

Agar mobilitas masyarakat tidak terganggu akibat jalan yang terpotong jalan tol, maka perlu disediakan jalan tembusan (crosing). Dibanding overpass, katanya, Pemkab meminta dibangun Box Culvert Underpass untuk tetap menghubungkan jalan eksisting. "Titik mana saja ini yang masih diinventarisir. Apakah box nanti untuk pedestrian atau box jalan desa. Panjang dan lebarnya berbeda," katanya.

BACA JUGA: Halau Pemudik Lebaran Wilayah Perbatasan di Bantul Diperketat

Penentuan box underpas tersebut akan disesuaikan dengan rencana pengembangan di wilayah terdampak. Dengan demikian, jika ada pengembangan wilayah ke jalan tidak perlu membongkar box yang sudah ada. Dona menjelaskan, untuk seksi 1 jalan tol Jogja-Bawen yang melewati sejumlah kapanewon di Sleman tidak semua dibangun melayang.

"Sebagian masih berbentuk timbunan tanah. Ada yang pakai kaki atau pilar itu di atas selokan, ada juga yang timbunan tanah. Menyesuaikan dengan kontur tanahnya. Jadi tidak semua elevated, ada yang at grade juga," katanya.

Hasil inventarisasi tersebut, lanjut Dona akan disampaikan kepada Tim konsultan perencana pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen. Sebagai informasi awal ada 17 titik rencana persimpangan tak sebidang pada seksi 1 ini dengan 13 titik berada di Kabupaten Sleman dan 4 titik di Kabupaten Magelang. "Tidak hanya masalah akses jalan, kami juga akan menyampaikan titik jaringan utilitas dan infrasturktur yang terdampak lainnya berdasarkan hasil dari koordinasi dan survei lapangan," kata Dona.