Brandu Masih Ditemukan di Gunungkidul, Pemkab Siapkan Kompensasi Ternak Mati
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
Foto ilustrasi. /JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pelaksanaan Salat Tarawih di Gunungkidul belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Pasalnya, pada saat ibadah masih ada jemaah yang tidak memakai masker.
Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan Tarawih di masjid di Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari. Didalam pelaksanaan sudah menerapkan jaga jarak dan jemaah ada yang membawa sajadah masing-masing.
Meski demikian, untuk pemakaian masker masih ada yang belum memakainya.
Salah seorang jemaah Tarawih, Kismaya mengatakan, teknis salat tidak berbeda jauh dengan pelaksanaan tahun lalu, yakni selesai sekitar pukul`19.45 WIB.
“Ini sudah termasuk khotbah. Untuk suratnya standar seperti biasa,” katanya, Rabu (14/4/2021).
BACA JUGA: Semua Jalur Masuk DIY Dijaga 24 Jam untuk Halau Pemudik, Bagaimana dengan Pelaju?
Disinggung mengenai imbauan dari Takmir masjid tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan, Kismaya mengaku sepanyang penyelenggaraan belum ada imbauan. Namun, lanjut dia, masyarakat sudah banyak yang patuh, walaupun tetap saja ada yang masih membandel. “Kebanyakan sudah memakai masker. Tapi ada juga yang tidak, meski jumlahnya tidak sebanyak dengan yang memakai masker,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
Indonesia membangun ekosistem plasma nasional untuk memenuhi kebutuhan obat derivat plasma dan mengurangi ketergantungan impor.
Tiga tahun agresi Israel membuat Gaza kehilangan rumah, pekerjaan, layanan publik, dan akses kebutuhan dasar. Lebih dari 74.245 warga Palestina tewas.
Kemenkop membuka peluang koperasi menjadi mitra pembayaran gaji dan pensiun ASN/PNS. Skema ini ditegaskan bukan untuk menggantikan perbankan.
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
Jumlah investor reksa dana di DIY mencapai 375.672 SID pada Agustus 2026, tumbuh 40,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.