BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Foto ilustrasi arus lalu lintas di jalan Solo-Klaten./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY bersama kepolisian akan menyekat semua perbatasan di DIY selama 24 jam untuk menghalau para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat maupun roda dua.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pemerintah kabupaten dan kota diminta menjaga perbatasan di semua jalur, termasuk jalur alternatif.
BACA JUGA: Putus Cinta & Sebar Video Mesum di Facebook, Mahasiswa Asal Sleman Terancam Penjara
Menurut Baskara Aji, penyegatan perbatasan dilakukan karena Pemerintah Pusat sudah resmi melarang mudik mulai dari 6-17 Mei. Dengan adanya larangan tersebut, transportasi juga akan dibatasi.
“Karena mudik dilarang, tentu yang harus dilakukan adalah mengawasi semua yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat mau pun roda dua,” ujar Baskara Aji.
Petugas tidak akan segan-segan meminta pemudik yang nekat untuk putar balik.
“Seandainya ada [pemudik] yang lolos kami lakukan screening di tiap RT dan RW,” tegas Baskara Aji.
BACA JUGA: Vaksinasi Selama Ramadan Diprioritaskan untuk Lansia
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) ini mengatakan Pemda DIY sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar membolehkan orang keluar mauk DIY-Jawa Tengah untuk urusan kerja. Para pelaju akan diberi kelonggaran.
“Misalnya orang dari Klaten kerja di Prambanan itu kan termasuk orang bukan dari DIY, yang seperti itu kan tetap boleh masuk, karena dia melakukan pekerjaan, bukan mudik, yang tidak boleh kan mudik,” kata Baskara Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
BBPJN Jateng-DIY mengevaluasi Kelok 23 dan menutup sementara jalur Kretek-Girijati hingga seluruh aspek keselamatan terpenuhi.
JPSM Sehati Sleman siap mendorong pembentukan KPSM di seluruh padukuhan untuk memperluas pemilahan dan pengelolaan sampah mandiri.
Kejagung mengungkap enam perusahaan yang dikendalikan Arif Kurniawan dalam kasus dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013–2025.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan alat cetak KTP elektronik bermasalah di Lendah, Galur, dan Panjatan. Warga mengeluhkan hasil cetak bergaris.
Dinkes Sleman mengimbau warga menerapkan PHBS dan mengenali gejala ISPA di tengah perubahan cuaca, terutama pada kelompok rentan.