Astrid Dorong Solo Jadi Kota Wisata Sekaligus Pusat Pengetahuan
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat mengunjungi Ramadan Great Sale di Galeri Upakarti, Gedung Disperindag Sleman, Rabu (21/4/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri 1442 H, Bupati Sleman menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten, Sleman, BUMD, Kapanewon sampai dengan Kalurahan untuk melakukan Borong Bareng Produk UMKM Sleman.
Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sleman No. 510/00965 tertanggal Senin (19/4/2021). SE ini dikeluarkan sebagai bentuk dukungan Pemkab Sleman kepada pelaku UMKM. "Saya instruksikan kepada semua ASN untuk membeli produk UMKM Sleman. Silahkan borong produk UMKM Sleman yang salah satunya berada di Galeri Upakarti Disperindag yang saat ini sedang menggelar Ramadhan Great Sale," kata Kustini saat mengunjungi Galeri Upakarti, Gedung Disperindag Sleman, Rabu (21/4/2021).
Pemkab, katanya juga akan terus mendorong masyarakat untuk selalu berkreasi, kreatif dan inovatif dalam menciptakan produk dengan kemasan yang lebih menarik agar banyak yang tertarik untuk berkunjung sekaligus membeli. "Di Galeri Upakarti ini juga tersedia kue lebaran, aneka sambal, lauk praktis untuk sahur dan lainnya yang tentunya harga asli dari UKM," jelasnya.
Menurut Kustini, semangat Borong Bareng tersebut merupakan upaya untuk mempromosikan dan memasarkan produk UMKM untuk pemulihan ekonomi dalam masa pandemi Covid-19. "Saat ini juga pelaku UMKM bersama KOMINFO sudah melakukan kerja sama untuk menjual produk secara online, hingga sejauh ini sudah banyak pesanan yang masuk dan akan segera dikirimkan," kata Kustini.
Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan ruang alternatif bagi UMKM Sleman. Di tengah pandemi Covid-19, katanya, UMKM dan pelaku industri kreatif masih eksis berproduksi. "Tentu semangat ini perlu sebuah ruang untuk memamerkan produk yang dihasilkan. Salah satunya dengan Ramadan Great Sale," katanya.
Dia berharap keberadaan pameran tersebut dengan promosi yang kuat dan dukungan dari media massa, masyarakat bisa mengunjungi pameran tersebut. Dengan demikian, diharapkan perekonomian masyarakat bisa kembali bergerak. "Produk UMKM yang diikutkan sangat berkualitas dan harganya pun terjangkau. Produk yang dihasilkan juga layak dengan hasil yang memuaskan. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan produk berkualitas tapi tidak mahal," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.