Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 1 RT di RW 24 Jongke Kidul, Sendangadi, Kapanewon Mlati masuk zona merah menyusul terjadinya penyebaran masif virus Corona di wilayah tersebut. Sedikitnya 28 warga masih menunggu hasil swab PCR.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan hingga Jumat (23/4) sore sebanyak 235 warga Dusun Jongke Kidul diuji swab dalam tiga kategori mulai rapid antibodi, swab Antigen hingga swab PCR.
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Gelora Pemuda Seni dan Budaya RW 24, sejak Kamis (22/4) lalu. Dari jumlah warga yang diperiksa, hasilnya sebanyak 20 warga reaktif tes antibodi dan seorang warga dinyatakan positif antigen. "Sebanyak 28 warga mengikuti swab PCR karena ada gejala. Hasilnya baru diketahui Senin (26/4/2021) mendatang," jelas Joko kepada Harian Jogja, Jumat (23/4/2021).
Hingga kini, baru 35 warga yang dinyatakan positif Covid-19. Data tersebut belum termasuk hasil pemeriksaan masal yang dilakukan pada Kamis (22/4) dan Jumat (23/4). Akibat munculnya klaster di RW 24 Jongke Kidul, lanjut Joko, RT 5 ditetapkan masuk zona merah dan RT 7 masuk zona oranye. "Untuk RT lainnya antara lain RT 4, RT 6 dan RT 8 zona kuning dan hijau," katanya.
Ratusan warga Jongke Kidul mulai menjalani pemeriksaan massal sejak Kamis (22/4/2021). Pemeriksaan dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 setelah diketahui 35 warga positif Corona. Bahkan dua warga meninggal dunia.
Satgas Covid-19 Kalurahan Sendangadi, Parjiono, menjelaskan dari 35 kasus positif yang ditemukan di Jongke Kidul, saat ini sebagian besar telah sembuh dan selesai menjalani isolasi mandiri. Adapun dua kasus meninggal merupakan lansia dan memiliki komorbid.
Klaster di Jongke Kidul berawal dari ditemukannya satu kasus di salah satu keluarga pada 8 April lalu. Kemudian secara bersamaan, kasus yang sama dialami warga lainnya setelah melakukan swab mandiri.
Meski demikian tidak semua warga mengikuti skrining massal ini karena menurutnya beberapa warga sudah melakukan tes mandiri. Mereka yang melakukan isolasi mandiri, mendapatkan jaminan hidup berupa bahan makanan baik dari satgas covid-19 kalurahan, padukuhan maupun warga secara swadaya.
"Setelah ini akan ada pembatasan kegiatan sosial kemasyarakatan sebagaimana instruksi bupati terkait PPKM," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.