Pemeriksaan Daging di Bantul Jelang Lebaran Diperketat

Ilustrasi. - Freepik
02 Mei 2021 21:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Sepuluh hari jelang Lebaran pemeriksaan kualitas dan kesehatan daging sapi pasar terus dilakukan. Dimulai sejak awal Ramadan, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Pangan Bantul sampai saat ini belum menemukan daging bermasalah.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul, Yus Warseno menyebutkan pengawasan terhadap hasil pertanian dan peternakan selalu dilalukan. Tidak hanya perihal ketersediaan stok, aspek kualitas juga jadi sasaran pengawasan kualitas hasil pertanian dan peternakan.

Ditegaskan Yus pada Minggu (2/5/2021) daging-daging yang tidak aehat maupun gelongongan tidak bisa masuk ke Bantul karena ketatnya pengawasan. Menjelang Lebaran pengawasan akan kualitas daging akan makin diperketat agar kualitas daging yang sampai ke masyarakat bisa terjamin.

BACA JUGA: Terjerat Utang, Karyawan Kafe di Sleman Gelapkan Penjualan Mesin Kopi

Langkah preventif masuknya daging berpenyakit ataupun gelonggongan sebenarnya telah diantisipasi sejak awal Ramadan. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Joko Waluyo menerangkan pengawasan mulai diterjunkan sejak awal Ramadan ketika harga daging ayam mulai naik.

"Pemeriksaan dilakukan tim DPPKP Bantul keliling di pasar-pasar tradisional. Sudah mulai sejak mulai puasa, teman-teman mulai ke pasar cek kualitas daging," tuturnya.

Hingga saat ini Joko menyebut belum ada temuan daging berpenyakit atau pun gelonggongan di pasar tradisional Bantul. "Insyaallah aman, ternak yang masuk ke Bantul juga wajib mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan Ternak (SKKH) sebelum masuk rumah potong," katanya.