Advertisement
Pandeyan Kembangkan Budi Daya Anggur Skala Rumahan
Setangkai anggur yang berada di pekarangan rumah warga di Jalan Pramuka, Gang perjuangan, RW 7, Pandeyan. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Pemerintah Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo Kota Jogja akan mengoptimalkan pembudidayaan pertanian anggur lokal dengan skala rumahan pada tahun depan. Upaya ini dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki oleh masyarakat setempat.
Lurah Pandeyan, Sri Suparbiyono mengatakan, masyarakat setempat mempunyai begitu banyak potensi ekonomi yang dapat dikembangkan salah satunya yakni pembudidayaan anggur yang memanfaatkan lahan sempit di pekarangan rumah.
Advertisement
BACA JUGA : Kisah KWT di Jogja Manfaatkan Lahan Sempit Tanam
Selama ini warga di wilayah setempat khususnya di Jalan Pramuka, Gang perjuangan, RW 7 telah lama melakukan budi daya pertanian anggur lokal, namun belum menyentuh semua lapisan masyarakat.
"Itu mungkin ada puluhan KK yang membudidayakan anggur, tapi memang belum menyentuh semua masyarakat. Makanya rencana kami ini akan coba kami kembangkan lebih luas lagi," katanya, Jumat (30/4/2021).
Sri memaparkan sejak lama, warga di daerah itu memang telah mengelola pertanian anggur sekali kecil. Sepanjang gang di jalan itu anggur menghiasi pekarangan rumah warga. "Ada satu yang ahli memang disana jadi dia kembangkan sendiri," ungkapnya.
Sedikitnya terdapat belasan jenis anggur yang ditanam di wilayah itu. Beberapa diantaranya yakni anggur baikonur, anggur merah, hijau dan lain sebagainya. "Kurang lebih ada sekitar 16 jenis itu," katanya.
BACA JUGA : Menanam Sayuran di Lahan Sempit, Kelompok Ibu-Ibu ini
Anggur tersebut telah dikembangkan dan dipadukan dengan jenis anggur lain. Untuk menyesuaikan dengan kontur tanah, petani setempat menanam pohon anggur lokal di bagian bahwa dan memadukannya dengan jenis anggur lain di bagian atas.
"Jadi memang ada satu yang ahlinya dan itu yang akan kami gandeng nanti untuk mengajarkan masyarakat," ujarnya.
Sri mengungkapkan bahwa, saat ini pihaknya telah mencoba melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk mencoba berkoordinasi dan melakukan pelatihan budi daya anggur.
"Memang selama ini hanya dikonsumsi untuk sendiri saja, mungkin ke depan kalau masyarakatnya sudah sadar kami akan coba beri pelatihan budi daya dan juga pemasarannya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Eks Kadis PUPR Sumut Divonis 5,5 Tahun, Terbukti Korupsi Proyek Jalan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Jadwal KRL Solo Jogja per 1 April 2026, Layani Mobilitas Seharian
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
Advertisement
Advertisement








