Riset Fenomena Api Seyegan Rampung, BPBD Serahkan Hasil ke Keluarga
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Dukcapil Kabupaten Bantul melayani perekaman KTP elektronik datang ke rumah warga langsung. Layanan ini hanya diperuntukan kepada warga dengan keterbatasan fisik.
Kepala Dinas Dukcapil Bantul, Bambamg Purwadi Nugroho menjelaskan pada ramadan ini pihaknya fokus melakukan perekaman KTP elektronik bagi warga yang kesulitan mengakses ke Disdukcapil. "Jadi kami terjunkan tim ke lapangan, kemudian dilakukan perekaman di tempat," terangnya Rabu (5/5/2021).
BACA JUGA : Masyarakat Antusias Urus Administasi Kependudukan di saat
Bukan di Kantor Kapenewon maupun Kalurahan, perekaman KTP elektronik dilakukan langsung di rumah warga masing-masing. Tapi layanan ini hanya berlaku bagi warga yang kesulitan pergi ke Kantor Disdukcapil.
"Enggak usah repot-repot, nanti di rumah saja kita yang datang. Bisa didampingi pak RT atau keluarga yang ada di situ," tambah Bambang.
Sejauh ini ada cukup banyak warga yang menggunakan layanan perekaman KTP elektronik langsung ke rumah selama ramadan. Mayoritas mereka adalah lansia dan warga yang alami sakit keras sehingga tak bisa pergi ke Kantor Disdukcapil.
BACA JUGA : Makin Mudah, Buat e-KTP Tak Perlu Pengantar RT/RW
"Rata-rata sepuh, orang sakit atau mungkin ada kecacatam juga. Sehingga benar-benar mereka enggak bisa kemana-mana," katanya.
Adapun warga dengan keterbatasan di atas cukup menghubungi Disdukcapil untuk selanjutnya dibuat penjadwalan detail sampai ke lokasi dan waktu pelaksanaan rekaman. "Supaya bisa lebih cepat sampai tujuan enggak salah sasaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman menyerahkan hasil riset fenomena api Seyegan kepada keluarga. Rekaman CCTV kini menjadi bagian penyelidikan kepolisian.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.