HUT Kota Jogja ke-270, Maswil Rilis Lagu Kamu itu Jogja Istimewa, Begini Liriknya
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
Ilustrasi KTP elektronik./Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Kini mengurus KTP elektronik yang baru tidak perlu lagi meminta pengantar dari Ketua RT/RW. Tidak hanya pengurusan e-KTP, pengurusan administrasi seperti Kartu Keluarga, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) juga tidak perlu pengantar dari RT/RW.
Kepala Disdukcapil Jogja Sisruwadi mengatakan aturan tersebut berdasarkan Perpres 96/2018 tentang Persyaratan dan Tatacara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Disdukcapil kemudian merespons dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) No.470/1835 tentang Pendidikan Pendaftaran Penduduk
Menindaklanjuti Perpres tersebut.
"Karena sudah menjadi amanat Perpres, Dinas harus melaksanakan. Hanya saja mekanismenya yang perlu dikomunikasikan dengan kecamatan, kelurahan agar disampaikan ke RT/RW," katanya, Senin (12/11/2018).
Menurut Sisruwadi, surat pengantar dari RT/RW masih dibutuhkan untuk pengurusan administrasi lainnya. seperti untuk pindah antar Kecamatan, antar Kelurahan. Alasannya, karena data di Kecamatan. Kemudian saat pindah antar Kota antar Provinsi input data di Dinas. "Dinas kemudian menyampaikan pemberitahuan lewat Kecamatan dan Kelurahan untuk diteruskan ke RT/RW agar supaya RT/RW mencatat mutasi penduduk maupun penduduk datang," katanya.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menjelaskan Perpres tersebut untuk mendukung agar seluruh penduduk Indonesia memiliki e-KTP, KK, KIA dan kelengkapan administrasi penduduk lainnya. "Lebih senang ada penduduk punya KTP atau tidak? Kalau warga terdaftar dan memiliki e-KTP itu namanya tertib administrasi kependudukan," katanya.
Dia mengakui jika surat pengantar dari RT/RW tersebut masih dinilai merepotkan sehingga orang enggan membuat e-KTP. "Untuk Ketua RT/RW, aturan ini jadi tidak ribet. Tetapi agar ada etikanya, maka penduduk yang datang dan pergi, kami minta untuk melapor. Kalau datang kulonuwun kalau keluar pamit. Kami akan buat aturan untuk melapor saja ke RT/RW tidak perlu surat pengantar," katanya.
Terpisah, Lurah Pandeyan Umbulharjo Sulasmi mengakui jika SE tersebut sudah diberlakukan. Hanya saja, kelurahan masih akan melakukan sosialisasi SE dan Perpres tersebut kepada para Ketua RT/RW di Pandeyan. "SE tersebut sudah berlaku. Hanya saja untuk sosialisasi baru kami lakukan sore ini [kemarin]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HUT Kota Jogja ke-270, Maswil merilis lagu Kamu itu Jogja Istimewa sekaligus mengajak berbagi dan bernyanyi bersama anak-anak di panti.
AC Milan menang 2-0 atas Udinese lewat gol Christian Pulisic dan Omari Hutchinson. Rossoneri mempertahankan rekor tak terkalahkan di Serie A.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin, 26 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Juventus mengalahkan Lecce 2-0 pada pekan kedelapan Liga Italia 2026/2027. Gol McKennie dan Douglas Luiz membawa Bianconeri naik ke posisi ketujuh.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
SIM Keliling Jogja Senin 26 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.