ESDM Waspadai Antrean BBM di Jatim, Malang hingga Blitar
ESDM menyoroti antrean BBM di Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah menargetkan persoalan tersebut tuntas dalam 1–2 hari.
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto memberikan keterangan kepada wartawan saat mengecek pos pam di sejumlah titik di Jogja, Sabtu (8/5/2021)-dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA-- Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto mengklaim terdapat penurunan lalu lintas kendaraan di jalur tol selama pemberlakuan larangan mudik jelang Lebaran 2021. Arief menjelaskan, data tersebut diperoleh saat dirinya melakukan pengecekan di sejumlah wilayah di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Kabaharkam saat mengecek sejumlah pos pengamanan (pos pam) Polri di Kota Jogja pada Sabtu (8/5/2021) kemarin. “Setiap hari kami lakukan evaluasi di Mabes Polri, jalur darat cenderung sepi. Di gerbang tol, grafik kendaraan yang melintas turun hingga 50-60 persen,” jelasnya.
Arief menyebut, kondisi itu menunjukkan bahwa kebijakan larangan mudik sudah tersosialisasikan dengan cukup optimal kepada masyarakat. Hal itu juga diikuti dengan penundaan mudik oleh masyarakat demi mencegah penyebaran Covid-19.
BACA JUGA: Pemerintah Larang Mudik, Penumpang KA Non-Mudik Naik 12,97 Persen
“Ini harus dipertahankan. Larangan mudik itu juga untuk menjaga kesehatan masyarakat sendiri. Jangan sampai jatuh sakit,” katanya.
Di sisi lain, kebijakan larangan mudik di wilayah aglomerasi yang baru-baru ini digagas pemerintah menurut dia juga sebagai salah satu upaya dalam mencegah timbulnya klaster baru Covid-19.
“Aglomerasi sudah ditentukan. Ada ketentuan yang harus dipatuhi, termasuk di tingkat RT dan RW, semua sudah ditentukan,” katanya.
Dia meminta, semua pengelola atau petugas di masing-masing daerah mengoptimalkan peran pengawasan. “Jangan sampai, saat hari raya Idulfitri ini terjadi pengumpulan warga dan menjadi klaster baru penyebaran virus corona,” tambahnya.
Dalam kunjungan ke Jogja, Arief memantau langsung sejumlah pos pam diantaranya Tugu Pal Putih, Pospam di area Simpang Teteg, dan Pospam di Titik Nol KM. Dalam kesempatan tersebut, Arief mengatakan dirinya memang diminta untuk mengecek keamanan wilayah di Indonesia.
“Saya berharap, masyarakat mau mematuhi peraturan pemerintah karena situasi pandemi masih terjadi,” katanya.
Dia meminta, masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak berkerumun, sehingga menyebabkan penularan Covid-19 terjadi dengan lebih mudah. Arief juga mendorong agar masyarakat memanfaatkan teknologi untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung.
“Masyarakat bisa menggunakan fasilitas komunikasi lainnya, video call atau semacamnya karena situasi masih seperti ini,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ESDM menyoroti antrean BBM di Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah menargetkan persoalan tersebut tuntas dalam 1–2 hari.
DPC PDIP Kota Jogja menggelar kaderisasi bagi 64 peserta di Kaliurang untuk memperkuat ideologi, disiplin, dan komitmen memperjuangkan rakyat.
Bulog Banyumas menyalurkan 31.904,3 ton beras SPHP sepanjang 2026. Stok beras di gudang mencapai 61.000 ton untuk menjaga stabilitas harga.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani