BPPTKG Tegaskan Pendakian Gunung Merapi Belum Aman Dilakukan
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi saat memberikan keterangan pada media, pada Rabu (24/3/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja terpaksa mengunci alias me-lockdown satu RT di Kalurahan Wirobrajan karena puluhan warganya terinfeksi Covid-19. Kejadian ini bahkan menyebabkan seorang warga meninggal dunia.
Puluhan warga positif Covid-19 di Kelurahan Wirobrajan, Kota Jogja. Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, saat ini ada sepuluh orang yang positif Covid-19 dari hasil tes PCR. Sembilan warga dalam perawatan di rumah sakit dan satu orang lakukan isolasi mandiri.
Sementara melalui tes Antigen, dari 30 warga yang dites, 20 diantaranya dinyatakan positif. Untuk sepuluh sisanya dinyatakan negatif. Bagi yang positif melalui tes antigen, saat ini sedang menjalani isolasi sembari menunggu hasil dari tes PCR.
Untuk semakin memperluas skrining, Pemerintah Kota Jogja lakukan tes untuk 50 warga sekitar. "Hari ini tadi kami siapkan 50 tes antigen, tetapi yang hadir baru 39 warga. Ini masih kami upayakan agar semua bisa menjalani tes antigen," kata Heroe, Senin (10/5/2021).
BACA JUGA: Pemerintah Perpanjang Lagi PPKM Mikro Hingga 31 Mei
Adapun guna mencegah semakin menyebarnya kasus Covid-19, satgas PTKM Mikro membatasi mobilitas atau me-lockdown RT 56 sejak Kamis (6/5/2021). Sejauh ini, ada empat rumah yang memiliki warga positif dari tes PCR serta sebelas rumah berisi warga positif dengan tes antigen. Semua rumah ini berdekatan satu sama lain. Belum ada keputusan kapan lockdown akan selesai. Saat ini masih dalam rangka tracing.
"Untuk menurunkan kasus di wilayah tersebut, kegiatan ibadah Ramadan tidak di masjid, tetapi di rumah masing-masing, termasuk untuk salat Ied mendatang, di wilayah itu juga dilakukan di rumah masing-masing," kata Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG belum merekomendasikan pembukaan pendakian Gunung Merapi karena ancaman awan panas, erupsi, dan lontaran material masih tinggi.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Harga pangan nasional 22 Juli 2026 bergerak variatif. Bawang dan sebagian cabai turun, sementara beras medium, telur, dan minyak curah naik.
Sistem buka tutup dan contraflow kembali berlaku di Simpang Tiga Piyungan hingga akhir Juli 2026 seiring proyek rigid beton dilanjutkan.
Kemenperin menilai lonjakan impor truk berpotensi menekan industri otomotif, investasi, utilisasi pabrik, dan penyerapan tenaga kerja