Potensi Air Banyusoco 200 Liter per Detik, Terbuang Sia-Sia ke Sungai
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Anggota SAR Satlinmas Wilayah II DIY saat mengawasi protokol kesehatan di Pantai Pulangsawal/Indrayanti, Kalurahan Tepus, Tepus, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 345 petugas gabungan akan diterjunkan untuk pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan di kawasan wisata Gunungkidul supaya libur Lebaran dapat berjalan lancar serta jauh dari penularan virus Corona.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan sudah mempersiapkan untuk pelaksanaan libur lebaran mulai 14-23 Mei mendatang. persiapan melibatkan instansi lintas sektoral mulai dari organisasi perangkat daerah di lingkup pemkab, TNI-Polri, senkom, kelompok sadar wisata, kapanewon hingga pamong kalurahan.
BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 13 Mei 2021, Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok
Menurut dia, fokus pelaksanaan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di area wisata sesuai dengan norma adaptasi kebiasaan baru.
Guna memastikan tidak ada klaster penularan, pemerintah sudah menyiapkan antisipasi seperti pengecekan suhu tubuh saat memasuki area wisata. Selain itu, ada juga penyediaan fasilitas tempat cuci tangan untuk mendukung protokol kesehatan. “Kami juga membatasi jumlah pengunjung sebanyak 50% dari kuota normal sehingga ada jaga jarak antar wisatawan. Selain itu, juga , dilakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi kawasan,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (10/5/2021).
Asti menuturkan selama libur Lebaran akan ada penambahan personel pegawasan di kawasan wisata. Hal ini dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar dijalankan oleh para pengunjung.
Total ada 345 personel yang berasal dari dinas pariwisata, dinas kesehatan, satpol PP hingga dinas perhubungan. Selain itu, ada juga pokdarwis, SAR satlinmas, anggota TNI-Polri, kapanewon hingga kalurahan. “Mudah-mudahan dengan antisipasi ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang berkunjung di destinasi Gunungkidul,” imbuhnya.
BACA JUGA: Hampir Rampung, 13.399 Guru & Tendik Telah Divaksin
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono. Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di area wisata merupakan hal wajib untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Ratusan personel yang diterjunkan selama libur Lebaran, salah satunya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di area wisata,” katanya.
Dinas Pariwisata Gunungkidul juga menyediakan pusat informasi wisata di empat lokasi. Dua lokasi berada di TIC Patuk dan kantor Dinas Pariwisata. Sedangkan dua lainnya, berada di Pantai Krakal dan Baron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 20 sumber air di Banyusoco, Gunungkidul, mengalir ke Kali Oya. Tujuh titik memiliki debit hingga 200 liter per detik.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi Sabtu siang. Kolom abu mencapai 400 meter dan nelayan serta wisatawan diminta menjauh 2 kilometer.
Video mahasiswa baru ISI Solo berjoget di Pendopo Ageng viral. Kampus meminta maaf dan menyiapkan edukasi etika serta wawasan budaya.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.
PLTS 30 GW segera dilelang pada 2026 sebagai tahap awal target 100 GW. Investor masih menghadapi tantangan jaringan, regulasi, dan pembiayaan.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.