Abai Prokes Jadi Penyebab Penularan Covid-19 di Wirobrajan

Suasana lingkungan di RT 56 RW 12 Kelurahan Wirobrajan, Senin (10/5). Terlihat akses pintu masuk ke rumah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 ditutup oleh Satgas Covid-19 setempat. - Harian Jogja/Yosef Leon
11 Mei 2021 03:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Sedikitnya 10 warga berstatus keluarga dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan tes PCR di wilayah Kalurahan Wirobrajan.

Ketua Satgas Covid-19 RW 12 Kelurahan Wirobrajan, Parjiman menyebut, tidak diterapkannya protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas di lingkungan rumah jadi penyebab timbulnya penularan Covid-19 di RT 56 RW 12 wilayah itu. "Memang rumahnya berdekatan dan kalau di lingkungan abai dengan prokes. Sudah sering saya ingatkan itu, " katanya, Senin (10/5/2021).

Parjiman menjelaskan, munculnya kasus Covid-19 di wilayah itu bermula dari adanya salah seorang warga yang diketahui positif Covid-19 pada 28 April lalu berdasarkan tes rapid antigen. Setelah itu pihaknya melaporkan temuan itu kepada Puskesmas setempat dan keluarganya dilakukan pula tes Covid-19.

"Kemudian dari Puskesmas dilakukan tes PCR untuk suami dan anaknya hasilnya positif," ujarnya.

Baca juga: Tes Acak Covid-19, Sebanyak 4.123 Pemudik Positif Terinfeksi!

Beberapa saat kemudian, kepada warga yang rumahnya berdekatan juga dilakukan tes Covid-19. Hasil yang keluar pun juga positif Covid-19. Setelah itu, Covid-19 kemudian berkembang ke warga lainnya.

"Setelahnya tadi pagi kami juga melakukan tes Covid-19 karena lingkungan ini kan cukup padat. Ada sebanyak 50 an warga yang diperiksa dan saat ini hasilnya belum keluar," ujarnya.

Dijelaskan, warga yang terkonfirmasi itu berjumlah sekitar 10 orang. Tujuh dirawat di rumah sakit sedang tiga lainnya tengah melakukan isolasi mandiri. Warga yang terkonfirmasi positif itu disebut dia berasal dari empat KK.

"Rumahnya memang berdekatan dan mereka semua masih satu keluarga," katanya.

Saat ini, Satgas Covid-19 RW setempat juga telah menutup akses masuk dari kedua sisi dari rumah warga yang tertular itu. Personel Satgas Covid-19 RW setempat juga berjaga di pintu masuk guna mengantisipasi mobilitas masyarakat di area sekitar.