Motif Istri Gorok Suami di Bantul Terkuak, Dipicu Hubungan Terlarang
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Pedagang ketupat musiman membereskan barang dagangannya saat diterbitkan oleh petugas gabungan di kawasan Jalan Taman Siswa, Pakualaman, Rabu (12/5/2021)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Petugas gabungan menghalau dan menertibkan sejumlah pedagang ketupat musiman yang biasa berdagang di kawasan Pakualaman di seputar pon bensin Jalan Taman Siswa, Rabu (12/5/2021).
Suhardi, Kepala Jawatan Praja Kemantren Pakualaman, mengatakan dalam Perda No.26/2002 tentang Penataan Pedagang Kaki Lima terdapat sejumlah tempat yang dilarang untuk berjalan yakni di trotoar, fasilitas umum dan bangunan sekitarnya.
BACA JUGA: Mendekati Lebaran, Konter Ponsel di Jogja Masih Sepi Pembeli
"Sesuai dengan amanat perda, tidak diperbolehkan berjualan di dekat fasilitas umum atau trotoar. Kami tidak melarang berjualan tapi hanya menyuruh mereka pindah," katanya.
Dia menjelaskan setiap tahun kawasan itu selalu padat dan dipenuhi oleh pedagang ketupat musiman. Imbauan serupa juga selalu dilakukan setiap tahunnya, sehingga tidak ada alasan bagi pedagang untuk tidak mengetahui aturan itu.
Dalam kesempatan itu, petugas gabungan yang terdiri dari Sat Pol PP dan Linmas setempat menghalau dan meminta pedagang ketupat untuk memindahkan jualannya ke area lain. "Mereka kami minat untuk menggeser jalannya ke depan pasar," kata Suhardi.
Petugas juga menertibkan pedagang yang sama di sisi barat Jalan Sultan Agung. Penertiban itu disebut telah dilakukan semenjak tiga hari yang lalu atau H-4 Lebaran.
Ria Sasmita salah seorang pedagang yang diterbitkan mengaku tidak tahu dengan adanya aturan itu. Dia mengatakan telah berjualan sejak kemarin dan memilih lokasi di sekitar trotoar karena kawasan di depan pasar Sentul telah ramai dengan pedagang serupa.
"Karena di depan sudah lumayan ramai makanya jualan disini," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 17 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.