Tak Merasa Terganggu, Jemaah di Bantul Justru Senang dengan Salat Id Ketat Prokes

Suasana penyelenggaran Salat Id di Lapangan Paseban Bantul pada Kamis (13/5/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
13 Mei 2021 08:07 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pelaksanaan Salat Id di sepanjang Jalan Bantul terpantau tertib, Kamis (13/5/2021). Salat Id hanya digelar di masjid-masjid di lingkungan warga. Lapangan Paseban menjadi salah satu lokasi di Bantul yang menggelar Salat Id berjamaah di tanah lapang.

Dari pantauan Reporter Harian Jogja di sepanjang Jalan Bantul, Salat Id hanya digelar berskala kecil di masjid-masjid warga. Meski terbatas untuk warga sekitar, prokes khususnya jaga jarak telah diterapkan dengan baik. Tidak terlihat adanya kerumunan di sepanjang masjid di Jalan Bantul.  Pengecekan suhu dan masker menjadi salah satu poin lainnya yang diterapkan dalam pelaksanaan Salat Id.

Salah satu lokasi yang menggelar Salat Id berjemaah skala besar berada di Lapangan Paseban. Meski digelar di tanah lapang, protokol ketat diterapkan selama pelaksanaan ibadah. Panitia bahkan telah menyediakan masker dan hand sanitizer di tiap-tiap tangga masuk lapangan. Para jemaah yang akan masuk dapat menggunakan hand sanitizer sembari diperiksa suhunya oleh panitia penyelenggara Salat Id. 

Salah satu petugas pengamanan dari Polsek Bantul, Ipda Sujito ditemui seusai salat menyampaikan evaluasi pelaksanaan Salat Id di Lapangan Paseban. Menurut pengamaatannya dari sebelum hingga sesudah salat, protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik oleh para jemaah.

Kendati dihadiri banyak orang, Sujito menutirkan jika pelaksanaan Salat Id masih cukup kondusif dimana jemaah tidak sampai overload. Bahkan sejumlah jemaah memiliki inisiatif salat di badan jalan untuk tetap menciptakan situasi jaga jarak.

"Untuk garis besarnya pada hari ini untuk Salat Id di Lapangan Paseban secara umumnya aman. Seperti protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik sesuai anjuran pemerintah," terangnya.

Sujito juga mengamati bagaimana masker dikenakan jemaah berbagai usia tak sekalipun para balita yang ikut dibawa saat salat. Menurut Sujito para jemaah mayoritas merupakan warga sekitar Lapangan Paseban. "Anjuran pemerintah cuci tangan, jaga jarak maupun pakai masker dilaksanakan," ujarnya.

Salah satu jemaah Salat Id Lapangan Paseban, Marjono mengaku senang dengan pelakaanaan Salat Id tahun jni. Marjono yang tinggal di sekitar lokasi, tepatnya di Padukuhan Badegan, Kalurahan Bantul, memilih Salat Id di Lapangan Paseban karena letaknya yang dekat dengan rumah.

Marjono mengaku tidak terganggu dengan sejumlah penyesuaian prokes yang diterapkan. Justru Marjono merasa aman ketika pelaksanaan Salat Id dilakukan sesuai prokes. Panitia penyelenggara selalu mengingatkan para jemaah untuk bersiri di tanda lakban pada tali rafia yang telah dibubuhkan panitia. Tak lupa para jemaah diminta untuk selalu menggunakan masker dan masuk serta keluar lokasi Salat Id tanpa berdesak-desakan. "Lebih bagus tapi kita tetap bisa menjaga prokes. Bisa menikmati suasana Idulfitri," tandasnya.