Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih melaporkan terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 16 Mei 2021 atau H+3 lebaran Idulfitri sebanyak 135 kasus, “Sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 42.006 kasus,” kata Berty, Minggu (16/5/2021).
Jumlah yang terkonfirmasi positif tersebut berdasarkan pemeriksaan sampel pada hari tersebut sebanyak 657 sampel. Sementara total sampel yang diperiksa 274.376 sampel. Jumlah orang yang diperiksa selama 16 Mei 2021 sebanyak 619 orang dan total yang diperiksa 249.252 orang.
Penambahan kasus terkonfirmasi positif selama 24 jam terakhir tersebut terbanyak dari Kulonprogo 49 kasus, disusul Sleman 35 kasus, Jogja 28 kasus, Bantul 21 kasus, dan Gunungkidul dua kasus. Riwayat sementara yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan periksa mandiri 30 kasus, tracing kontak kasus positif 81 kasus, dan belum ada info atau belum diketahui sebanyak 24 kasus.
BACA JUGA: Pemerintah Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca
Pada hari yang sama juga terjadi penambahan kasus meninggal sebanyak lima kasus, “Sehingga total kasus meninggal menjadi 1.068 kasus,” ujar Berty. Rincian yang meninggal dunia tiga orang di antaranya dari wilayah Sleman dan dua orang dari Bantul.
Sementara penambahan kasus sembuh sebanyak 158 kasus, sehingga total sembuh menjadi 38.526 kasus. Distribusi kasus sembuh menurut domisili dari Jogja 34 kasus, Bantul 25 kasus, Kulonprogo 26 kasus, Gunungkidul 11 kasus, dan Sleman 62 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.