Bus Sekolah Gunungkidul Belum Normal, Ini Penyebabnya
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Ring Road Barat Wonosari, tepatnya di Dusun Tegalmulyo, Kepek, pada Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pengendara motor Wasdiyanta, asal Kalurahan Selang, Wonosari meninggal dunia.
Kecelakaan yang melibatkan mobil dan sepeda motor ini bermula saat Daihatsu Sigra AD 1049 F yang dikendarai Bayu Prasetyo, warga Karangayar, Jawa Tengah melaju dari arah Siyono menuju arah Tegalsari. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di simpang empat Pancuran ada sepeda motor Suzuki Satria AB 6322 AW yang dikendarai Wasdiyanta akan menyebarang.
Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, maka kecelakaan tak dapat terhindarkan. Pengendara motor pun terjatuh dan mengalami luka di bagian kaki dan bagian dada. Korban pun sempat akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, namun di tengah perjalanan nyawanya tak tertolong.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, kecelakaan maut yang melibatkan pengendara sepeda motor dan mobil sudah ditangani jajaran unit kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Gunungkidul. Untuk kepentingan penyelidikan, petugas sudah mengamankan barang bukti kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. “Masih dalam proses penanganan,” katanya.
Dia menjelaskan, hasil dari pemeriksaan petugas, untuk pengendara mobil tidak ada yang luka karena kendaraan yang ditumpangi mengalami kerusakan di bagian depan. Sedangkan untuk, pengendara motor meninggal dunia di perjalanan menuju RSUD Wonosari. “Hasil pemeriksaan ada tulang rusuk yang patah sehingga mengenai paru-paru,” ungkapnya.
Suryanto berharap kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berada di jalan raya. Menurut dia, keselamatan di jalanan sangat penting agar terhindar dari bahaya kecelakaan lalu lintas. “Harus hati-hati, patuhi semua rambu-rambu lalu lintas. Ingat, kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Kulonprogo masih menunggu regulasi pusat terkait penyaluran bansos melalui KDMP. Sebanyak 10 gerai telah rampung dan siap diverifikasi.
Morning anxiety dapat membuat seseorang merasa cemas sejak bangun tidur. Kenali penyebab, gejala, dan penjelasan para ahli mengenai kondisi ini.
Suara biola dan cello perlahan memenuhi Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma, Kamis (16/7) malam
Antrean BBM di Sumatra ditargetkan terurai dalam satu hingga dua hari. Lonjakan konsumsi dan panic buying menjadi penyebab utama.
Transaksi KDKMP sepanjang 2026 mencapai Rp56,8 miliar. Pupuk menjadi komoditas terlaris dan distribusi barang subsidi akan diperkuat.