BYD Terancam Rugi Rp500 Miliar Setelah Salah Kirim Mobil ke Konsumen
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Tim SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis menunjukkan ubur-ubur yang menyengat wisatawan, Minggu (23/5/2021). /Ist.
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 50 pengunjung di Pantai Parangtritis, Bantul tersengat ubur-ubur, Sabtu (22/5/2021) dan Minggu (23/5/2021). Sebagian besar korban merupakan anak kecil.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis, Ali Sutanto, mengatakan sengatan ubur-ubur terhadap wisatawan terjadi sejak Sabtu (22/5) hingga Minggu (23/5). Pada Sabtu (22/5) ada sebanyak 15 orang tersengat ubur-ubur. Sedangkan Minggu (23/5) ada 35 pengunjung tersengat hewan ini.
"Mulai dari kemarin sampai hari ini. Dari total 50 wisatawan yang tersengat paling banyak didominasi anak-anak," kata Ali dihubungi Minggu (23/5/2021) petang.
BACA JUGA : Hari Ini, Diprediksi Puncak Kunjungan ke Parangtritis
Meski tersengat, Menurut Ali, tidak ada yang sampai dibawa ke rumah sakit. Sementara banyaknya anak-anak yang tersengat ubur-ubur karena mereka tidak menyadari keberadaan dan racun yang ada di binatang ini. Tekstur ubur-ubur yang kenyal dan berwarna biru, membuat anak-anak penasaran dan menyentuhnya.
Padahal, efek dari sengatan ubur-ubur menyebabkan gatal-gatal dan sakit perut. "Yang berbahaya adalah mereka penderita asma, bisa sesak dadanya," terang Ali.
Karena itu, Ali meminta kepada pengunjung untuk tidak memegang ubur-ubur jika melihatnya. Apalagi, ia memperkirakan sampai pertengahan bulan depan, ubur-ubur masih akan ada di pinggir pantai Parangtritis.
"Karena itu kami terus melakukan patroli sembari memberi imbauan kepada wisatawan agar tidak memegang atau mendekati ubur-ubur," ucapnya.
BACA JUGA : Pantai Parangtritis Kini Banyak Pengamen, Wisatawan
Sementara Kepala Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Wisata, Dispar Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan berdasarkan data dari 17 hingga 23 Mei 2021, pihaknya mendapat pendapatan sebesar Rp691,9 juta. Jumlah ini didapatkan dari 71.364 pengunjung, di mana 57.080 pengunjung memilih ke Pantai Parangtritis.
"Untuk hari ini, ada sebanyak 17.530 pengunjung di Pantai Parangtritis," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Penjualan mobil wholesales semester I 2026 naik 15,8% menjadi 436.564 unit. Gaikindo optimistis GIIAS 2026 mendorong pertumbuhan industri otomotif.
Pemkab Batang memprioritaskan pembangunan air bersih, sanitasi, dan permukiman untuk menekan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
BGN memastikan kualitas gizi Program MBG usai libur sekolah dengan menu berprotein hewani dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Lelang pembangunan gedung baru RSUD Sleman dipastikan mundur karena reviu DED belum selesai. Skema pinjaman juga bergeser ke 2027.
Super El Nino diperkirakan memicu lonjakan harga pangan global hingga 2028. Pemerintah Indonesia menyiapkan cadangan pangan untuk antisipas