Laba Bersih BEI Tembus Rp1,07 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA- Peristiwa memprihatinkan dialami pemuda Jogja yang tewas dalam kejadian pengeroyokan di Pasar Gampingan, Wirobrajan pada Kamis (3/6/2021) dini hari. Pemuda ini tak segera mendapat perawatan medis lantaran baru dievakuasi setelah satu jam kejadian.
DW alias wajik, pemuda asal Jalan Bantul tewas mengenaskan setelah dikeroyok oleh puluhan orang di sekitar Pasar Gampingan, Pakuncen, Wirobrajan pada Kamis (3/6/2021) dini hari. Motif penganiayaan berujung korban jiwa itu diduga karena adu jago dan saling tantang di media sosial.
Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian yang enggan disebutkan identitasnya menjelaskan bahwa, insiden itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wib Kamis (3/6/2021) dini hari. Saat itu, dia berpapasan dengan korban dan rombongan pelaku yang tengah kejar-kejaran dari jembatan di Jalan RE Martadinata menuju Pasar Gampingan.
"Para pelaku membawa semacam bambu, batu dan alat yang dibalut kain sambil kejar-kejaran," jelasnya saat ditemui di lokasi.
Setelah kejar-kejaran, korban tertangkap oleh rombongan pelaku di depan Secret Garden Coffe, lantas dikeroyok oleh puluhan orang hingga tak berdaya. "Saya yang melihat langsung berusaha melerai karena teman korban pada kabur semua. Saya langsung pisahkan dan suruh berhenti," ujarnya.
Dia melihat terduga pelaku penganiayaan itu berjumlah sekitar lebih dari 10 orang pemuda, dengan rata-rata usia 18 hingga 20 tahun. Sebagai seorang ibu yang juga memiliki anak laki-laki, dia mencoba langsung melerai aksi penganiayaan itu. Namun, karena jumlah terduga pelaku yang begitu banyak, sehingga sulit menghentikan kekerasan itu.
BACA JUGA: Ini Lo...Alasan Pria Tidak Suka Chatting
Setelah ditinggalkan oleh rombongan pelaku korban sudah dalam kondisi kritis dan berbicara lemah sambil meminta pertolongan. Korban disebut mengalami luka pada bagian punggung dan kepala dengan kondisi tubuh berlumuran darah dan terbaring lemas.
"Saya langsung panik dan panggil suami trus suruh telepon ambulans, korban kondisinya masih hidup tapi sudah kritis," ungkapnya.
Sekira pukul 3.00 WIB polisi mendatangi lokasi dan korban tak lagi dapat tergolong akibat luka parah dan pendarahan. Setelah itu, mobil ambulans datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban. "Waktu polisi datang korban sudah meninggal baru setelahnya datang mobil ambulans," kata dia.
Dia mengaku penanganan korban memang sangat terlambat. Korban dibiarkan terkapar di lokasi hingga satu jam lamanya. Saksi sendiri tidak dapat berbuat banyak karena ambulans tidak berani membawa korban jika pihak kepolisian belum datang ke lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laba bersih BEI mencapai Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Bursa Efek Indonesia.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
FIFA tangguhkan hukuman Folarin Balogun! Striker AS siap main vs Belgia di 16 besar Piala Dunia 2026. Donald Trump apresiasi keputusan ini.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.