Novel Debut Kalis Mardiasih Kupas Trauma Keluarga dan Luka Generasi
Novel debut Kalis Mardiasih, Makamkan Ibu di Samping Ayah, mengangkat trauma antargenerasi, toxic parenting, dan rekonsiliasi keluarga.
Menparekraf, Sandiaga Uno, saat mengunjungi Desa Wisata Pentingsari, Sabtu (5/6/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, JOGJA--Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno terus mengkampanyekan kerja dari jarak jauh di tengah Pandemi Covid-19. Setelah menggelorakan work from Bali, kini Sandi sepakat dengan Work From Yogyakarta.
Sandi menilai DIY sangat cocok sebagai pilihan tempat bekerja dari jarak jauh. Bahkan secara spesifik, ia menyebut bekerja bisa dari sebuah Desa Wisata seperti Pentingsari, Cangkringan, Sleman.
“Bukan hanya work from Jogja tetapi work form Pentingsari, paketnya sudah disiapkan,” kata Sandi kepada wartawan di sela kunjungan di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharji, Cangkringan, Sleman, Sabtu.
BACA JUGA : Menteri Sandiaga Sentil Pelaku Wisata Nuthuk
Oleh karena itu, Sandi meminta agar Pemerintah Kabupaten dan Kota di DIY menyiapkan paket work form Yogyakarta. Sehingga daerah yang paling siap itulah nantinya yang memungkinkan sebagai tempat untuk work form Yogyakarta. Persyaratannya mulai dari jaringan internet yang tidak lemot, sinyal harus kuat, sehingga hal ini harus dikoordinasikan dengan pemangku kepentingan di masing-masing wilayah.
“Saat ini sedang dipersiapkan oleh para Kadis [kepala Dinas di DIY], Kadis Kota [Jogja] paling siap, Slema juga siap kata Bu Bupati.
Ia melihat akibat pandemi ada perubahan pola kerja, remote working menjadi salah satu daya tarik tersendiri. “Digital nomade menjadi tren terkini, anak muda bekerja dari mana saja dengan syarat harus ada internet,” ucapnya.
Work From Jogja ini, kata Sandi, menjadi peluang bagi desa wisata ke depan. Sehingga melalui forum yang ia bentuk antar-Kepala Dinas akan terus dilakukan interaksi dengan harapan desa wisata bisa terus berkembang secara berkelanjutan, bukan sekedar satu atau dua tahun saja lalu berhenti.
BACA JUGA : Sandiaga: Desa Wisata Adalah Bentuk Adaptasi di Tengah Pandemi
“Agar desa wisata berkelanjutan, kenapa Pentingsari ini bisa berkelanjutan karena pengelolaannya penuh dengan konsep tata Kelola yang baik, keterbukaan, keterlibatan masyarakat, transparansi, akuntabilitas juga berkeadilan karena semua terlibat ada inovasi, adaptasi, kolaborasi,” ujarnya.
Kunjungan Sandiaga tersebut merupakan rangkaian sosialisasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sejak 22 Mei 2021 hingga 25 Juni 2021. Adapun Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah diselenggarakan diberbagai kota di antaranya Desa Wisata Pujon Malang, Desa Wisata Mas Ubud Bali, Desa Wisata Cisarua Bogor, Desa Wisata Cibuntu Kuningan dan Desa Wisata Candirejo Magelang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Novel debut Kalis Mardiasih, Makamkan Ibu di Samping Ayah, mengangkat trauma antargenerasi, toxic parenting, dan rekonsiliasi keluarga.
Jalur TNGGP Gunung Gede Pangrango ditutup 23–29 Juli 2026 untuk event trail run internasional dan perbaikan fasilitas pendakian.
Anggota DPRD Sleman Raudi Akmal jadi tersangka korupsi dana hibah pariwisata 2020 senilai Rp10,95 miliar dan langsung ditahan 20 hari.
Pemerintah siapkan Rp1,54 triliun untuk diskon tiket transportasi libur sekolah dan Nataru 2026–2027 untuk jutaan penumpang
Pemerintah membuka program vokasi 2026 bagi 50 ribu korban PHK dan 220 ribu lulusan SMA-SMK dengan anggaran Rp6,26 triliun.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel dan penertiban reklame ilegal. Sebanyak 2.623 reklame telah ditertibkan sepanjang 2026.