283.270 Kasus ISPA Tercatat, Ini 5 Kota dengan Udara Terburuk
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja perpanjang masa pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) jalur bibit unggul. Jadwal pendaftaran jalur bibit unggul yang sebelumnya berlangsung pada 9-10 Juni 2021 diperpanjang sampai 12 Juni 2021.
Menurut Kepala Disdikpora Johja, Budi Santoso Asrori, perpanjangan ini untuk mengakomodir nilai Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) yang baru keluar pada 11 Juni 2021 besok. Setelah nilai ASPD keluar, pihak sekolah bisa melihatnya di data base.
"Di data base sudah ada datanya," kata Budi, Kamis (10/6/2021). "Sudah diinput datanya, tinggal milih [sekolah]."
Jalur bibit unggul merupakan fasilitas Disdikpora Jogja untuk peserta didik yang berprestasi. Peserta didik yang berhak mengikuti jalur ini merupakan mereka yang berada di posisi 10 persen teratas di sekolah masing-masing. Ada 740 peserta didik Sekolah Dasar yang akan berkompetisi mengikuti jalur bibit unggul ini untuk masuk SMP sesuai keinginannya. Ada kuota 340 kursi yang tersedia.
Adapun seleksi berdasarkan nilai ASPD, berdasarkan peringkat. Sebelumnya Disdikpora Jogja membuka pendaftaran bibit unggul sebelum nilai ASPD keluar. Hal ini agar peserta didik bisa memilih sekolah terlebih dahulu sembari menunggu nilai keluar. Budi mengatakan dari 740 peserta didik yang berhak ikuti jalur bibit unggul, sudah sekitar 600 anak yang mendaftar dan memilih sekolah.
PPDB jalur bibit unggul berlangsung secara online. Peserta didik bisa melihat detailnya di website Disdikpora Jogja.
Di hari pertama pendaftaran jalur bibit unggul, Forum Pemantau Independen (Forpi) Jogja memantau pelaksanaan PPDB di Kantor Disdikpora Jogja terpantau lancar. Adapun aduan orang tua peserta didik seperti kendala login dan lainnya bisa terselesaikan. Adapula beberapa warga yang datang ke Kantor Disdikpora Jogja untuk menanyakan PPDB tingkat SLTA. Sementara PPDB tingkat SLTA merupakan kewenangan Disdikpora DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo 27 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Eatsambel memperluas distribusi ke 41 jaringan ritel modern di Jabodetabek dan menargetkan pertumbuhan bisnis 200% pada 2027.
Dinkominfo Kabupaten Pekalongan studi banding ke Bantul untuk mempelajari Satu Data Indonesia, statistik sektoral, geospasial, dan keamanan informasi.