Museum di Sleman Diminta Berbenah 

Ilustrasi museum. - Ist
11 Juni 2021 06:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sebagai media pendukung untuk pelestarian warisan budaya, wahana pembelajaran masyarakat, serta objek wisata yang edukatif, Museum perlu didorong agar menjadi dinamis. 

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan pembenahan dan dinamisasi permuseuman diharapkan mampu mendatangkan masyarakat ke museum. Danang berharap keberadaan museum dan koleksinya dapat dikenal, disaksikan dan dipelajari secara lebih mendalam oleh masyarakat.

“Terlebih lagi bangsa ini memiliki keragaman budaya dan tradisi yang sangat menarik serta bervariasi. Keragaman budaya dan tradisi tersebut dapat disajikan secara menarik di museum,” kata Danang dalam Pertemuan Kepala Museum se Kabupaten Sleman di Kantor Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Kamis (10/6/2021).

Diakuinya, mengubah museum menjadi dinamis menjadi tantangan semua pihak saat ini. Selama ini museum sering kali dipandang sebagai hal yang tidak menarik terutama bagi generasi muda.

Dia berharap melalui pertemuan itu dirumuskan strategi yang efektif untuk menarik pengunjung museum terutama menarik minat generasi muda. 

"Ya salah satunya, pengelola museum sudah saatnya menerapkan teknologi komunikasi dan menampilkan sesuatu yang lebih interaktif, mempergunakan tampilan hologram dan tiga dimensi," ujarnya.

Ketua Forum Komunikasi Museum Kabupaten Sleman, Nanang Dwinarto mejelaskan di Sleman saat ini terdapat 21 museum. Pada tahun ini, FKMS merencanakan beberapa agenda kegiatan. Antara lain, pengembangan wirausaha, museumania, lomba vlog museum, museum goes to village, LCC museum bersama Dinas Kebudayaan dan travel dialog.

Menurutnya museum merupakan gerbang pendidikan karakter yang harus dilestarikan bersama untuk mewariskan nilai luhur budaya bangsa kepada generasi penerus.

"Untuk itu keberadaan FKMS sangatlah penting sebagai wadah saling tukar menukar ilmu dan pengalaman untuk memajukan museum secara bersama yang didukung Pemkab Sleman melalui Dinas Kebudayaan,” katanya.