Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, BKSDA Tambah Kamera Trap
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Calon peserta didik baru tahun ajaran 2012-2013 jalur Kartu Menuju Sejahtera (KMS) mendaftarkan diri di SMP Negeri 15 Yogyakarta, Senin (25/6/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Sedikitnya 188 calon siswa mengikuti asesmen untuk penerimaan peserta didik baru jenjang SMP di Kota Jogja dari jalur afirmasi disabilitas. Jumlah ini sudah melebihi kuota kursi yang disediakan di total 16 SMP negeri di kota tersebut untuk tahun ajaran 2021/2022.
“Jumlah pendaftar setidaknya sudah tercatat 188 siswa. Sedangkan kuota PPDB yang ditetapkan adalah lima persen dari total kapasitas atau 173 kursi,” kata Kepala Unit Pelayanan Teknis Unit Layanan Disabilitas (UPT ULD) Pemerintah Kota Jogja Aris Widodo di Jogja, Minggu (13/6/2021).
Seluruh SMP negeri di Kota Jogja menerima siswa berkebutuhan khusus, hanya saja jumlah sebaran kuota di tiap sekolah berbeda-beda karena sebaran guru pendamping khusus di tiap sekolah juga tidak sama.
Baca juga: Jangan Nekat Curang! Data Calon Siswa Miskin di Gunungkidul Akan Diverifikasi Dinas Sosial
Alokasi kuota terbanyak ditempatkan di SMP Negeri 15, SMP Negeri 5, dan SMP Negeri 8 dengan masing-masing kuota 17, 16, dan 16 siswa. Alokasi terkecil di SMP Negeri 13 sebanyak lima siswa.
Menurut dia, antusias orang tua yang mendaftarkan anaknya mengikuti asesmen sebagai syarat PPDB SMP dari jalur disabilitas menunjukkan bahwa orang tua tidak lagi merasa malu untuk menyekolahkan anaknya yang memiliki kebutuhan khusus.
“Tetapi, kami tidak bisa memastikan apakah seluruh siswa yang mengikuti asesmen di ULP akan mengikuti PPDB jalur afirmasi di Kota Jogja,” katanya.
Proses penerimaan siswa baru dari jalur afirmasi disabilitas akan dilakukan pada 14-15 Juni di UPT ULD Kota Jogja dengan mengisi formulir dan menyerahkan berkas pendaftaran yang sudah dilengkapi dengan hasil asesmen dari UPT ULD maupun dari psikolog.
Baca juga: Bandel terhadap Prokes, 158 Tempat Usaha di DIY Ditutup
Proses seleksi PPDB jalur afirmasi akan dilakukan berdasarkan jarak RW tempat tinggal calon siswa dengan sekolah yang dituju. “Tidak ada sistem cadangan untuk PPDB jalur afirmasi,” katanya.
Selain itu, siswa juga akan diarahkan memilih sekolah yang mampu memberikan pelayanan yang tepat untuk mendukung pembelajaran siswa.
“Misalnya siswa yang mengalami autis akan diarahkan ke sekolah yang memiliki guru pendamping pendidikan luar biasa. Sedangkan untuk siswa yang mengalami gangguan konsentrasi akan diarahkan ke sekolah yang memiliki pendamping psikolog,” katanya.
Bagi peserta yang dinyatakan masih lolos seleksi sementara di salah satu SMP tidak dapat mendaftar lagi ke SMP lain. Siswa yang mencabut berkas akan dianggap mengundurkan diri dan siswa yang tidak lolos seleksi di semua sekolah saat seleksi berlangsung dapat mencabut berkas pendaftaran.
Pengumunan hasil seleksi akan dilakukan secara daring pada 17 Juni pukul 10.00 WIB melalui laman https://yogya.siap-ppdb.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.