Belasan Pegawai Pemkot Jogja Positif Covid-19, Pelayanan Beralih ke Online

Ilustrasi. - Freepik
18 Juni 2021 06:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 14 pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jogja dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan. Kegiatan di dua Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) pun terpaksa diliburkan selama dua hari, Kamis dan Jumat (17-18/6).

Dua OPD tersebut adalah Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Belasan pegawai Pemkot Jogja yang positif tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wakil Wali Kota Jogja sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Jogja, Heroe Poerwadi.

“Hari ini jumlah Pegawai di Pemkot Jogja ada 14 yang terkena positif [Covid-19],” kata Heroe, Kamis (17/6).

Ke-14 pegawai yang positif tersebut 10 di antaranya di kantor Dinsosnakertras, satu orang di Disdukcapil, dan tiga orang lainnya di Dinas Pemadam Kebakaran. “Dan ada dua kantor yang dua hari ini kita lakukan tracing dan [penyemprotan] disinfektan. Sehingga untuk dua hari tersebut, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigra ada 10 positif, dan Dinas Dukcapil [1 positif] di kantor tidak melayani. Pelayanan dilakukan secara online masih berjalan, karena dilakukan work from home,” ujar Heroe.

Sedangkan untuk Dinas Pemadam Kebakaran, kata Heroe, hanya meliburkan satu grup tim Pemadam Kebakaran, yang dua di antaranya terpapar positif Covid-19. Sedangkan di sekretariat satu ruangan satu orang terkena Covid-19 melakukan kerja dengan work from home (WFH).

Menurut Heroe, gejala yang dialami ke-14 pegawai Pemkot Jogja yang positif Covid-19 berbeda-beda. Ada yang tidak bergejala atau OTG, ada yg panas ada juga yang hilang penciuman, dan lain-lain. Dia mengklaim setelah tracing dan hasilnya keluar, kegiatan perkantoran berjalan normal kembali.

“Jadi pelayanan di pemkot tidak terganggu, semu masih bisa dilayani. Artinya kantor Dinas lainnya beroperasi seperti biasa, dan sebagaimana PPKM sebagian masih 50% WFH,” ujar Heroe.

Kepala Dinsosnakertrans Jogja, Maryustion Tonang, saat dimintai konfirmasi membenarkan di intansinya ada beberapa yang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga kantor tutup selama dua hari untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. Namun untuk pelayanan yang sifatnya darurat tetap dilayani secara online melalui nomor Whatsapp yang tertera di pintu masuk kantor.

Pelayanan darurat yang dimaksud di antaranya ketika ada yang meminta rekomendasi keringanan biaya pendidikan, pengajuan santunan kematian, dan jika ada orang yang terlantar. Pelayanan tersebut diakuinya memerlukan limit waktu sehingga perlu dilayani, meski pelayanannya secara online.

“Kita tiarap [Worf Frome Home] di rumah tapi layanan emergency tetap dilayani, pelayanan dari rumah main WA dunia kan dalam genggaman,” ucap Maryustion.

Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Jogja, Bram Prasetyo juga membenarkan kantor Disdukcapil libur dua hari Kamis dan Jumat. Namun beberapa layanan tetap jalan, seperti pengambilan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) serta kebutuhan legalisir. “Yang lainnya lewat Whatsapp,” kata Bram.